"Spam" Judi Daring Marak di Medsos, Pemerintah Gandeng Platform Bentuk Tim Khusus

kompas.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS - Bandar judi daring semakin agresif menyebarkan spam judi di kolom komentar konten-konten yang diunggah akun media sosial pemengaruh, institusi pemerintah, media massa, dan tokoh publik. Sebelumnya mereka aktif berpromosi lewat pesan pendek, tautan di situs, dan panggilan telepon.

Fenomena itu diakui oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi). Untuk itu, Kemkomdigi mengajak perusahaan platform media sosial membentuk tim bersama mengatasi masalah itu. Meta menjadi platform media sosial yang pertama kali bertemu dengan Kemkomdigi dan menyepakati tawaran ini.

”Dari pertemuan dengan Meta, kami memutuskan akan membentuk tim bersama. Tim ini tidak hanya melibatkan Meta, tetapi semua platform yang memiliki media sosial. Tim bersama dalam kerangka memberantas judi daring, khususnya yang menggunakan modus komentar spam di akun-akun media sosial,” ujar Menkomdigi Meutya Hafid dalam konferensi pers usai bertemu dengan manajemen Meta di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Platform dengan proporsi komentar spam judi daring terbesar adalah Tiktok (35 persen), Facebook (28 persen), Instagram (22 persen), Youtube (10 persen), dan X (5 persen).

Tim bersama tersebut nantinya akan melibatkan pihak kepolisian. Temuan-temuan komentar spam judi daring yang telah dikumpulkan Kemkomdigi juga akan disampaikan secara formal kepada pihak kepolisian, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk ditindaklanjuti.

Menurut Kemkomdigi, bot otomatis yang digerakkan bandar judi daring memantau akun-akun yang memiliki interaksi tinggi, lalu secara cepat membanjiri kolom komentar dengan promosi dan tautan judi daring.

Di akun media sosial sejumlah institusi pemerintah, Kemkomdigi menyebutkan, sepanjang Januari hingga Juni 2026 terjadi lonjakan 128 persen komentar spam yang mempromosikan judi daring. Platform dengan proporsi komentar spam judi daring terbesar adalah Tiktok (35 persen), Facebook (28 persen), Instagram (22 persen), Youtube (10 persen), dan X (5 persen).

Berdasarkan distribusi sasaran, akun yang paling banyak menjadi target adalah akun media sosial dengan tingkat interaksi tinggi. Sebanyak 52 persen serangan spam menyasar akun pemengaruh daerah, 31 persen akun instansi pemerintah, 12 persen akun media massa, dan 5 persen akun tokoh publik serta politisi.

Secara khusus, pemengaruh daerah menjadi sasaran utama karena lebih efektif menjangkau audiens yang sesuai dengan target pasar bandar judi daring. Selain itu, akun-akun tersebut lebih sulit ditelusuri oleh Kemkomdigi ataupun platform.

Baca JugaJudi ”Online” dan Kemiskinan, Ekses Digitalisasi Teknologi yang Mengancam Perekonomian

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi Alexander Sabar mengatakan, pola serangan bandar judi daring terhubung dengan jaringan afiliasi judi daring internasional, termasuk penggunaan tagar seperti #Rawitbet, yang melibatkan aktor dari India dan Brasil.

Mereka memanfaatkan kolom komentar akun publik sebagai media promosi karena lebih sulit dideteksi, termasuk dengan menunggangi momentum tingginya perhatian publik terhadap Piala Dunia FIFA 2026.

Dia menambahkan, tim bersama Kemkomdigi dengan platform media sosial nantinya memiliki banyak tugas. Tugas tersebut antara lain memperkuat koordinasi lintas platform dalam mengidentifikasi dan menindak pola penyebaran judi daring.

“Akan banyak tugas yang dikerjakan tim bersama ini. Detailnya masih akan kami rumuskan setelah seluruh platform bertemu,” katanya.

Direktur Kebijakan Publik Meta untuk Asia Tenggara, Sarim Aziz, mengungkapkan, kebijakan Meta tidak mengizinkan pengiklan untuk menargetkan penjudi di Indonesia.

Pemerintah Indonesia telah mengirimkan konten-konten perjudian yang beredar di aneka platform di bawah Meta grup untuk Meta batasi dan turunkan. Meta telah menghapus hampir 61 juta konten perjudian sepanjang 2025.

Judi daring, lanjut dia, merupakan masalah transnasional yang dilakukan oleh pelaku kejahatan. Motivasi utama mereka hanya mengeruk keuntungan.

Dengan demikian, masalah tersebut tidak bisa diselesaikan sendiri oleh penyelenggara sistem elektronik (PSE) seperti Meta. Meski PSE terus berinovasi pada teknologi canggih untuk memberantas perjudian, pemerintah dan aparat penegak hukum perlu terlibat aktif menekan dan menegakkan hukum terhadap aktivitas judi daring.

”Pelaku judi daring memang menjadi lebih pintar dan mencoba membuat taktik baru. Mereka juga mulai menggunakan kata sandi dan kata kunci yang sangat tidak berbahaya untuk menghindari deteksi. Terkadang mereka akan menggunakan komentar yang pada dasarnya ingin mengarahkan orang ke laman perjudian,” ucap Sarim.

Baca JugaJudi dan Kesehatan Mental Masyarakat Kita
Kesulitan beroperasi

Saat dihubungi terpisah, pemerhati keamanan siber Alfons Tanujaya membenarkan judi daring kini semakin banyak masuk melalui kolom komentar di media sosial. Sebelumnya, promosi judi daring lebih banyak dilakukan melalui iklan pesan singkat, aplikasi perpesanan, dan panggilan seluler.

Pergeseran modus ini justru menunjukkan adanya perkembangan positif, karena menandakan pelaku judi daring mulai kesulitan beroperasi melalui cara-cara lama.

“Iklan melalui SMS sudah dibatasi (karena ada registrasi SIM Card dengan verifikasi data biometrik penduduk), begitu juga sejumlah jalur promosi lainnya. Artinya, pelaku judi daring mulai kesulitan menggunakan modus sebelumnya sehingga mereka berpindah ke kolom komentar,” ujarnya.

Pelaku disebut banyak menggunakan bot untuk membuat akun dalam jumlah besar. Kemudian, mereka menyebarkan komentar spam secara otomatis di berbagai unggahan.

Untuk memberantas hal itu, pemerintah memiliki keterbatasan akses karena aktivitas itu terjadi di dalam ekosistem PSE media sosial. Oleh karena itu, peran platform digital menjadi sangat krusial.

Kemkomdigi tidak punya akses langsung ke data internal platform. PSE yang memiliki kewajiban karena mereka satu-satunya pihak yang bisa melihat asal komentar, termasuk alamat protokol internet dan pola aktivitas akun.

Pemerintah, lanjutnya, bisa mengambil pendekatan dengan menelusuri pola komentar, akun yang digunakan, hingga aliran dana yang terkait untuk kemudian ditindak bersama aparat penegak hukum.

Sementara pakar digital forensik Ruby Alamsyah menjelaskan, bandar judi daring kemungkinan telah memiliki mekanisme untuk mendeteksi unggahan konten media sosial yang sedang ramai atau mulai menunjukkan lonjakan interaksi. Setelah itu, akun-akun bot dari bandar judi daring dan yang sudah terdaftar sebagai pengikut akan langsung menyisipkan iklan atau tautan judi di kolom komentar.

“Ini merupakan metode baru yang sah-sah saja dari sisi strategi pelaku. Tujuannya sederhana, yakni menjangkau sebanyak mungkin orang dengan cara yang lebih efektif,” ujarnya.

Baca JugaJudi "Online" Termasuk Bencana Sosial, Dampaknya Merusak Kehidupan Masyarakat

Namun, mengatasi modus ini bukan perkara mudah. Ruby menilai pemerintah melalui Kemkomdigi ataupun platform media sosial sama-sama menghadapi tantangan besar. Bahkan, platform yang memiliki kontrol penuh atas ekosistemnya tetap bisa kewalahan jika harus memoderasi komentar dalam skala masif.

Menurut dia, salah satu solusi teknis adalah platform memperkuat sistem penyaringan melalui kata kunci dan filter khusus untuk mendeteksi konten terkait judi daring. Meski secara teori memungkinkan, implementasinya tidak sederhana.

“Secara logika masuk akal, tetapi pertanyaannya apakah usaha yang dikeluarkan platform sebanding dengan kepentingan bisnis mereka,” tuturnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nadiem Makarim Berserah pada Tuhan Jelang Vonis: Allah Tidak akan Pernah Meninggalkan Saya
• 9 jam laludisway.id
thumb
Kemenag Ingatkan Umat Jangan Langsung Percaya Konten Dakwah AI di Media Sosial
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Anggaran Latsarmil Manajer Kopdes Capai Rp 30 Juta/Orang
• 22 jam lalunarasi.tv
thumb
Hakim Akan Bacakan 122 Halaman Pertimbangan Vonis Nadiem Tanpa Jeda
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Praperadilan Bahtiar Dikabulkan, Kejati Sulsel Tegaskan Penyidikan Kasus Bibit Nanas Tetap Berlanjut
• 10 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.