Kinerja perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah pengelolaan Badan Pengelolaan Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menunjukkan capaian positif hingga April 2026.
Sejumlah perusahaan plat merah sukses mencatatkan lonjakan laba signifikan hingga ratusan persen pada periode April 2025 hingga April 2026, berkat perbaikan tata kelola dan efisiensi operasional, di antaranya adalah Pertamina yang mencatat pertumbuhan laba 80 persen, PT Pupuk Indonesia tumbuh 202 persen, Pegadaian tumbuh 87 persen, dan Pelindo naik 169 persen.
Baca Juga :
BUMN Dipangkas Jadi 250, Danantara Klaim Bisa Hemat Rp50 TriliunLangkah transformasi BUMN di bawah Badan Pengaturan (BP) BUMN dan BPI Danantara berfokus pada pemisahan peran yang tegas antara regulator dan pengelola aset, serta efisiensi masif melalui penyederhanaan jumlah entitas.
Langkah transformasi mencakup validasi data dan pemetaan entitas atau data validation dan fundamental business review. Kemudian perampingan masif.
Selanjutnya adalah konsolidasi sektoral. Ada juga dukungan pendanaan strategis dari Danantara asset management.




