MEXICO CITY, KOMPAS.TV — Meksiko bersiap menghadapi Ekuador pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca atau Meksiko City Stadium, Rabu (1/7/2026) pagi.
Selama ini, tim tuan rumah kerap diuntungkan oleh faktor ketinggian stadion.
Namun, keunggulan tersebut diperkirakan tidak akan banyak berpengaruh saat menghadapi Ekuador yang juga terbiasa bermain di dataran tinggi.
Baca Juga: Meksiko Melangkah ke Babak 32 Besar Usai Kalahkan Korsel, Ini Kata Pelatih Javier Aguirre
Meksiko lolos dari fase grup dengan rekor sempurna untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaannya di Piala Dunia.
Seluruh kemenangan itu diraih di stadion yang berada pada ketinggian lebih dari 5.000 kaki atau sekitar 1.524 meter di atas permukaan laut.
El Tri juga kerap memanfaatkan menurunnya kondisi fisik lawan pada babak kedua.
Dari enam gol yang mereka cetak di fase grup, lima di antaranya lahir setelah turun minum.
Sebelum turnamen dimulai, Komisioner Sepak Bola Meksiko, Mikel Arriola, menyebut bermain di Estadio Azteca dengan dukungan penuh suporter serta faktor ketinggian menjadi keuntungan besar bagi timnya.
Ketinggian Berpengaruh terhadap Performa PemainBagi pemain yang tidak terbiasa bertanding di dataran tinggi, tubuh cenderung lebih cepat lelah karena detak jantung meningkat pada intensitas lari tertentu.
Baca Juga: Korea Selatan Takluk dari Meksiko, Hong Myung-Bo: Tak Perlu Berkecil Hati
Akibatnya, kemampuan melakukan sprint, tekanan (pressing), maupun perubahan tempo permainan menjadi menurun.
Republik Ceko, lawan ketiga Meksiko di fase grup, tidak menjalani persiapan khusus untuk beradaptasi dengan ketinggian.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- Meksiko vs Ekuador
- Piala Dunia 2026
- Estadio Azteca
- Meksiko
- Ekuador
- babak 32 besar Piala Dunia 2026





