Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau menggelar doa bersama lintas agama. Doa bersama ini digelar untuk memohon perlindungan kepada Tuhan untuk keselamatan bangsa, sekaligus menjaga komitmen kerukunan di tengah keberagaman.
Acara yang berlangsung di Aula Tribrata ini langsung dibuka oleh Wakapolda Riau Brigjen Polisi Hengki Haryadi mewakili Kapolda Riau Irjen Polisi Mohammad Iqbal. Acara dihadiri para tokoh agama, tokoh masyarakat dan ratusan anggota polisi.
Dalam sambutannya Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi menyatakan 80 tahun usia Polri adalah perjalanan panjang sebuah pengabdian, perjuangan, dan amanah besar yang diberikan negara dan masyarakat.
Baca juga: Hari Bhayangkara ke-80, Prabowo: Polri Hadir dan Bekerja untuk Rakyat
Hengki juga menegaskan keberadaan Polri baru akan dirasakan apabila mampu menghadirkan rasa aman, ketenangan, serta manfaat nyata bagi segenap warga negara. Pihaknya menambahkan, keberagaman adalah kekuatan besar, bukan sekat yang memisahkan.
“Polda Riau berkomitmen untuk terus hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tapi juga dalam membangun kemitraan dan menyelesaikan berbagai persoalan.” kata Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Rabu, 1 Juli 2026.
Polda Riau juga mengapresiasi masyarakat Provinsi Riau yang selama ini mampu hidup berdampingan dengan rukun dan harmonis, meski berbeda agama, etnis, serta adat istiadat.
“Kita dapat bersyukur bahwa Provinsi Riau rumah besar bagi kita semua, kita tumbuh dalam keberagaman budaya, suku, agama, dan adat istiadat. Perbedaan ini bukanlah pembatas yang memisahkan, melainkan kekuatan yang menyatukan kita dalam menjaga persaudaraan, kerukunan, dan kedamaian di Bumi Lancang Kuning.” ucapnya.




