Kesehatan Mental Tenaga Kesehatan Dinilai Mesti jadi Perhatian Serius

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kesehatan jiwa para tenaga kesehatan (nakes) dinilai tidak boleh lagi diabaikan. Kasus tragis kematian dokter muda dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dokter Icha di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga dipicu tekanan psikologis usai menerima intimidasi saat bertugas, dinilai harus menjadi alarm keras.

"Kesehatan mental tenaga kesehatan harus menjadi perhatian serius. Mereka menghadapi beban kerja tinggi, tekanan emosional, bahkan dalam situasi tertentu berhadapan dengan konflik di lapangan. Negara harus memastikan mereka mendapatkan perlindungan yang memadai," ujar anggota Komisi IX DPR, Netty Prasetiyani Aher, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 1 Juli 2026.
 

Baca Juga :

Kasus Dokter Icha: Polres TTU Periksa 9 Orang, Termasuk 3 Anggota DPRD

Isu perlindungan psikologis ini, kata Netty, telah disepakati oleh Komisi IX DPR bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam rapat kerja. Dia mengatakan Kemenkes segera merealisasikan langkah konkret untuk mengidentifikasi beban mental di kalangan nakes demi mencegah tragedi serupa terulang.

"Kami mendorong Kementerian Kesehatan segera melakukan skrining kesehatan jiwa secara berkala sebagai upaya deteksi dini terhadap masalah kesehatan mental tenaga kesehatan dan tenaga medis. Jangan menunggu setelah terjadi tragedi baru kita bertindak," tegas Netty.

Skema perlindungan kejiwaan ini perlu diprioritaskan pada unit-unit dengan tingkat stres tinggi, seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD), Intensive Care Unit (ICU), lokasi bencana, maupun wilayah konflik.

"Mereka adalah garda terdepan pelayanan kesehatan yang setiap hari menghadapi tekanan luar biasa. Negara wajib memastikan mereka memiliki sistem dukungan yang kuat, baik dari sisi kesehatan mental maupun perlindungan saat menjalankan tugas," tutur Netty.


Ilustrasi. Foto. Freepik.com.

Fasilitas kesehatan seperti rumah sakit juga dituntut memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) proteksi internal yang tegas untuk menangani ancaman, konflik, maupun intimidasi dari pihak luar.

"Rumah sakit tidak boleh membiarkan tenaga kesehatannya menghadapi tekanan seorang diri. Harus ada sistem perlindungan, pendampingan, dan pelaporan yang jelas sehingga mereka dapat bekerja secara profesional dan aman," ucap Netty.

Dokter Icha ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya di Kabupaten Kupang, NTT, pada Jumat, 26 Juni 2026. Kejadian ini diduga kuat berkaitan erat dengan trauma psikologis usai diintimidasi oleh tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) saat sang dokter tengah menangani pasien anak korban gigitan ular di RS Leona, Sabtu, 13 Juni 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Minuman yang Baik Dikonsumsi di Pagi Hari untuk Bikin Kulit Glowing
• 12 menit lalubeautynesia.id
thumb
Persija Jakarta Bajak Aqil Savik dari Bhyangkara FC, Begini Alasan Sang Kiper Terima Pinangan Macan Kemayoran
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Hotman Paris Ikut Berkomentar Soal Vonis 10 Tahun Penjara Nadiem Makarim
• 5 jam lalucumicumi.com
thumb
Duduk Perkara Larangan Misa Arwah di Depok: Warga Keberatan, Akhirnya Pindah Lokasi
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Harga BBM Pertamina Resmi dari Aceh Hingga Papua, Berlaku 1 Juli
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.