Picu Lonjakan Inflasi, Purbaya Sebut Efek Harga BBM Naik Bakal Hilang

cnbcindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui wartawan usai pelantikan tiga direktur jendral baru, Rabu (1/7/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal data inflasi bulanan Indonesia terbaru yang mengalami kenaikan. Kata dia, kenaikan inflasi bulanan terjadi karena naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) dan kenaikan harga beberapa pangan seperti cabai.

"Inflasi karena harga cabai dan lain-lain sedang naik. Barang-barang (pangan) itu kan musiman," kata Purbaya saat ditemui wartawan usai pelantikan tiga direktur jendral baru, Rabu (1/7/2026).

Pihaknya menambahkan, meski inflasi bulanan mulai meninggi, tetapi inflasi inti masih cukup stabil.


"Inflasi inti tampaknya masih stabil, jadi kenaikan inflasi lebih diakibatkan oleh kenaikan harga BBM dan harga beberapa pangan, nanti bakal hilang dalam waktu beberapa bulan," lanjutnya.

Purbaya pun berharap dengan mulai menurunnya harga minyak global, bisa diikuti oleh penurunan harga BBM secara bertahap, terutama BBM non-subsidi seperti Pertamax.

"Saya harapkan sih nanti setelah harga minyak dunia, kan udah turun tuh, pelan-pelan juga kan harga Pertamax saya yakin akan turun, sesuai dengan harga minyak dunia," ucapnya.

Baca: Penyebab Inflasi Melonjak 0,44%: Pertamax & Tiket Pesawat Naik!

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi di Indonesia sebesar 0,44% secara bulanan atau month-to-month (mtm) pada Juni 2026.

Adapun, inflasi tahun kalender mencapai 1,79% dan inflasi tahunannya sebesar 3,34%.

Tekanan inflasi yang tercatat dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan itu lebih tinggi dibanding kondisi Mei 2026 yang mengalami inflasi 0,28% mtm.

BPS mencatat kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi terbesar ialah sektor transportasi dengan nilai 2,29%. Kelompok pengeluaran ini memberikan andil inflasi 0,28%.

"Terjadi inflasi sebesar 0,44%," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono saat konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Sementara untuk inflasi inti pada Juni 2026 tercatat sebesar 0,23% dengan andil 0,15% terhadap inflasi bulanan 0,44% pada Juni 2026. Angka ini lebih tinggi dibandingkan inflasi inti Mei yang sebesar 0,22%.

Baca: Airlangga Ungkap Biang Kerok Defisit Dagang RI, Ternyata Harga Minyak
Harga BBM & Tiket Pesawat Naik, Inflasi Juni 2026 Tembus 3,44% (yoy) Foto: CNBC INDONESIA


(dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Harga Pangan & BBM Naik, Inflasi Mei 2026 Capai 3,08% (yoy)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi X DPR: Anggaran Riset Rp4 Triliun Belum Ideal, Idealnya Rp7-8 Triliun
• 23 jam laludisway.id
thumb
Awal Juli Semeru Erupsi 4 Kali, Tinggi Letusan Capai 1 Kilometer
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KLH Apresiasi Kota Tangerang, Olah Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Ferrero Group 2025 Sustainability Report Menegaskan Ferrero Farming Values sebagai Pendorong Ketahanan Rantai Pasok
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Misteri Kematian Dokter Icha: Ikatan Alumni FK Undana Desak Polisi Buka Hasil Penyelidikan ke Publik
• 22 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.