ITPLN Buka Kembali Program Ikatan Kerja untuk 100 Mahasiswa Industri Pendingin Udara

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Institut Teknologi PLN (ITPLN) membuka kembali program ikatan kerja bagi 100 mahasiswa Diploma III melalui kerja sama dengan Asosiasi Praktisi Pendingin dan Tata Udara Indonesia (Apitu) sebagai upaya memperkuat kompetensi lulusan dan memenuhi kebutuhan tenaga kerja di industri pendingin nasional.

Rektor ITPLN Prof Iwa Garniwa Mulyana mengatakan kerja sama tersebut juga mencakup pembangunan laboratorium peraga sistem pendingin serta penguatan kemitraan dengan dunia industri di luar PLN Group.

Perkuat Kompetensi dan Peluang Karier

"ITPLN terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai sektor industri. Kerja sama bersama Apitu diharapkan mampu memperkuat kompetensi mahasiswa dan lulusan, sekaligus memperluas peluang karier lulusan di industri pendingin dan tata udara," ungkap Iwa.

Program kerja sama juga meliputi peningkatan kompetensi atau upskilling bagi kelas karyawan, sertifikasi kompetensi mahasiswa, serta pengembangan riset di bidang pendingin industri.

"Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang mendukung perkembangan teknologi pendingin yang lebih efisien dan ramah lingkungan," ujarnya.

ITPLN dan Apitu juga membuka peluang penyelenggaraan kelas khusus bagi calon mahasiswa Program Magister (S2) serta Program Sarjana Pendidikan Profesi Insinyur (PSPPI).

Bangun Laboratorium dan Sertifikasi Industri

Kedua pihak merencanakan pembangunan laboratorium peraga sistem pendingin atau cooler di lingkungan ITPLN sebagai fasilitas praktik yang mendekatkan mahasiswa dengan teknologi industri.

Ketua Umum Apitu Agus Susilo menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri penting untuk menghasilkan tenaga kerja sesuai kebutuhan pasar.

"Kami siap mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa ITPLN melalui program sertifikasi, magang, hingga penguatan pembelajaran berbasis kebutuhan industri. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang siap berkontribusi di sektor pendingin dan tata udara," ungkap Agus Susilo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tinggal 3 Bulan Waktu DPR dan Pemerintah Revisi UU Ketenagakerjaan
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Witan Sulaeman sangat antusias dilatih Shin Tae-yong
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
KPK Ungkap Pencarian Bupati Kuansing saat OTT: Ada Pihak yang Jemput
• 16 jam laludetik.com
thumb
Kasus Dokter di NTT Jadi Alarm Penting Perlindungan Tenaga Kesehatan
• 22 jam lalupantau.com
thumb
PMI asal Cianjur Jatuh Akibat Kelelahan Bekerja, Suami Ungkap Sang Istri Kerja 24 Jam di Dua Rumah
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.