Viral di media sosial video yang menunjukkan tumpukan sampah berceceran di pinggir jalan kawasan Cakung Barat, Jakarta Timur. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan tumpukan sampah itu telah disingkirkan.
Video yang dilihat detikcom, Selasa (2/7/2026), di salah satu postingan Instagram, terlihat tumpukan sampah membentang sekitar 100 meter hingga mengganggu pengendara yang melintas.
Akses jalan tampak hanya tersisa satu lajur yang masih bisa dilalui sepeda motor. Tumpukan sampah itu juga menjulang dengan ketinggian 1-2 meter.
Sampah yang menumpuk didominasi limbah rumah tangga yang terbungkus plastik. Sampah-sampah tersebut dibuang warga ke Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) Albo hingga akhirnya meluber ke jalan.
Sebanyak 54 ton sampah diangkut setelah Pemprov DKI menerima laporan dari masyarakat. Pramono mengaku langsung memerintahkan jajarannya untuk membersihkan lokasi begitu menerima laporan mengenai tumpukan sampah tersebut.
"Yang pertama yang berkaitan dengan tumpukan sampah di Cakung. Kebetulan tumpukan ini di socmed begitu ramai dan kemarin ketika saya mendapatkan laporan dari masyarakat, saya langsung memerintahkan untuk dibersihkan," kata Pramono di kawasan Latumenten, Jakarta Barat, Kamis (2/7).
Pramono mengatakan proses pembersihan telah selesai dilakukan. Namun ia menilai peristiwa itu menjadi pengingat bahwa persoalan sampah di Jakarta masih menjadi tantangan, salah satunya karena berkurangnya kapasitas penampungan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.
"Alhamdulillah kemarin sudah dibersihkan, tetapi ini menjadi catatan bagi kita semua bahwa peristiwa seperti ini bisa terjadi karena memang problem sampah di Jakarta. Ada pengurangan tampungan di Bantargebang, ini mengakibatkan pilah sampah menjadi salah satu program yang harus dikejar," ujarnya.
Pramono mengungkapkan, sebanyak 54 ton sampah telah disingkirkan dari lokasi tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif melaporkan persoalan di lapangan.
"Maka dengan demikian kami menyampaikan terima kasih atas masukan dari masyarakat. Saya tidak pernah keberatan dengan laporan dalam bentuk apa pun, tetapi kemarin kurang lebih 54 ton sampah berhasil dibersihkan," tuturnya.
Pramono kemudian mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan demi menjaga kebersihan Ibu Kota.
"Saya meminta masyarakat tidak membuang, sekali lagi tidak membuang sampah sembarangan. Mari kita jaga bersama Jakarta menjadi lebih rapi, lebih bersih, terutama hal yang berkaitan dengan sampah," pungkasnya.
(bel/azh)





