VIVA – Winger Real Madrid, Vinicius Junior berpeluang diperebutkan empat klub Liga Inggris ini. Hingga kini, winger asal Brasil tersebut belum juga memberikan kepastian terkait perpanjangan kontraknya yang akan berakhir pada Juni 2027.
Situasi ini mulai memunculkan kekhawatiran di internal Los Blancos. Real Madrid dikabarkan tidak ingin mengambil risiko kehilangan salah satu aset berharganya secara gratis ketika kontraknya habis, sehingga opsi melepas sang pemain sebelum kontraknya memasuki tahun terakhir mulai dipertimbangkan apabila negosiasi tak kunjung menemukan titik temu.
Vinicius direkrut Madrid dari Flamengo pada 2018 dengan nilai transfer sekitar 50 juta euro. Kini, setelah berkembang menjadi salah satu penyerang terbaik dunia dan mempersembahkan berbagai gelar bergengsi, termasuk dua trofi Liga Champions, nilai jualnya melonjak drastis dan diyakini hanya bisa ditebus dengan dana fantastis.
Laporan media Spanyol El Debate menyebutkan bahwa pemain berusia 25 tahun tersebut masih diliputi keraguan mengenai langkah terbaik untuk masa depannya. Di satu sisi, ia memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Real Madrid, namun di sisi lain proses negosiasi kontrak baru belum menunjukkan perkembangan berarti.
Faktor lingkungan terdekat pemain disebut ikut memengaruhi proses pengambilan keputusan. Agen dan beberapa orang di sekitar Vinicius dikabarkan memiliki pandangan yang berbeda mengenai masa depan sang bintang Brasil.
"Federico Pena, agennya asal Brasil di Rock Nation Sports, adalah orang pertama yang menyarankan agar dia tidak memperbarui kontraknya sehingga dia bisa menerima bonus penandatanganan tersebut dan, jika perlu, menuntutnya dari Real Madrid," bunyi laporan El Debate.
"Beberapa orang di sekitar pemain itu benar-benar kacau, masing-masing berusaha mencapai tujuannya sendiri," lanjut laporan tersebut.
"Mereka mengatakan satu hal kepadanya, lalu mengatakan hal yang sebaliknya," sambung laporan itu.
Laporan tersebut juga menyoroti besarnya pengaruh orang-orang di sekitar pesepakbola profesional dalam menentukan arah karier pemain.
"Ingatlah bahwa rombongan pesepakbola sangat berbahaya karena semua orang ingin mendapatkan bagian dari keuntungan tersebut."
Menurut laporan yang sama, situasi tersebut membuat Vinicius berada dalam posisi sulit untuk menentukan masa depannya di Santiago Bernabeu.





