tvOnenews.com - Panggung Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi arena pertempuran taktik, tetapi juga panggung kelanjutan rivalitas panas antarnegara.
Salah satu perseteruan paling menarik perhatian adalah adu nasib antara dua raksasa Afrika, Maroko dan Senegal.
Setelah sempat terlibat bentrokan hebat di tingkat regional, takdir mempertemukan mereka kembali dalam situasi yang kontras di turnamen sepak bola terakbar sejagat ini. Hubungan kedua tim memang memanas sejak drama luar biasa yang terjadi setahun lalu.
- Instagram/sadiomaneofficiel
Sebelum menginjakkan kaki di Piala Dunia 2026, Maroko dan Senegal terlibat dalam partai puncak Piala Afrika 2025 yang dipenuhi intrik dan kontroversi.
Pertandingan final tersebut berjalan dengan tensi sangat tinggi, diwarnai tuduhan aksi tidak sportif serta kecurangan yang dilakukan oleh kubu Maroko di atas lapangan.
Merasa dirugikan oleh keputusan wasit dan provokasi lawan, skuad Senegal sempat melakukan aksi walkout sebagai bentuk protes keras di tengah laga.
Meskipun laga akhirnya dilanjutkan dan Senegal berhasil memenangkan pertandingan secara dramatis untuk menyandang gelar juara Piala Afrika 2025, kegembiraan mereka tidak bertahan lama. Maroko segera melaporkan insiden tersebut ke Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Hasilnya, Senegal diputuskan batal menjadi pemenang karena aksi walkout mereka dinilai melanggar regulasi mutlak turnamen. Kemenangan serta trofi juara akhirnya resmi dipindahkan dan diberikan kepada Maroko.
Kontras nasib Maroko dan Senegal di Piala Dunia 2026
- REUTERS/Daniel Becerril TPX IMAGES OF THE DAY
Memasuki Piala Dunia 2026, kedua tim membawa modal performa yang cukup impresif sejak fase penyisihan grup.
Baik Maroko maupun Senegal berhasil menunjukkan kelasnya sebagai wakil terbaik Afrika dengan mencatatkan track record yang solid hingga lolos meyakinkan ke babak gugur 32 besar. Namun, dewi fortuna memberikan jalan cerita yang sepenuhnya berbeda bagi kedua tim di fase sistem gugur ini.
Maroko sukses melanjutkan tren positif mereka dengan menumbangkan tim kuat Eropa, Belanda, di babak 32 besar. Kemenangan gemilang tersebut memastikan Singa Atlas melaju dengan kepala tegak ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Sebaliknya, nasib sial justru menimpa Senegal. Langkah tim berjuluk Singa Teranga ini harus terhenti secara tragis dan dipaksa angkat koper lebih duluan setelah ditekuk oleh Belgia dengan skor tipis 3-2 dalam laga yang sangat menguras emosi.




