ERHA Luncurkan Skin AIdentify, Cukup Selfie untuk Ketahui Kondisi Kulit dan Rekomendasi Skincare

tabloidbintang.com
3 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Di tengah menjamurnya tren skincare viral di media sosial, banyak orang justru kebingungan menentukan produk yang benar-benar sesuai dengan kondisi kulitnya. 

Menjawab tantangan tersebut, ERHA Skincare Group resmi meluncurkan Skin AIdentify, teknologi analisis kulit berbasis Artificial Intelligence (AI) yang diklaim mampu membantu pengguna mengenali kondisi kulit hanya melalui foto selfie.

Teknologi terbaru ini menjadi bagian dari ekosistem dermatologi ERHA yang telah dikembangkan selama lebih dari dua dekade. 

Skin AIdentify dirancang sebagai langkah awal bagi pengguna untuk memahami kondisi kulit secara lebih objektif sebelum menentukan produk maupun perawatan yang tepat.

"Skin AIdentify berbeda dari skin analysis atau skin scanning yang sudah ada di pasaran saat ini. Alat ini merupakan entry point ke ekosistem dermatologi yang sudah ada di ERHA Skincare, meliputi teledermatologi, klinik ERHA, dan apoteker," ujar Direktur Brand & Marketing ERHA Skincare Group, Afril Wibisono, dalam keterangan tertulis yang diterima tabloidbintang.com.

Analisis Kulit dalam Hitungan Menit

Skin AIdentify dapat digunakan secara mandiri melalui akses digital tanpa harus datang ke klinik.

Pengguna cukup mengunggah foto selfie, kemudian sistem AI akan menganalisis berbagai aspek kesehatan kulit dalam hitungan menit.

Tak hanya mengidentifikasi jenis kulit seperti kering, berminyak, sensitif, kombinasi, atau mature, teknologi ini juga mengevaluasi kondisi skin barrier, tingkat hidrasi, produksi sebum, pigmentasi, elastisitas, kemerahan akibat inflamasi, tekstur kulit, pori-pori, bekas jerawat, hingga tanda-tanda penuaan seperti kerutan dan kulit kendur.

Skin AIdentify sudah dapat diakses dengan mudah melalui tautan di atas. (Dok. Istimewa)

Menurut Afril, keunggulan utama Skin AIdentify terletak pada konektivitasnya dengan layanan ERHA. Setelah memperoleh hasil analisis, pengguna dapat melanjutkan konsultasi melalui teledermatologi, mendapatkan rekomendasi produk yang sesuai, hingga dirujuk ke klinik ERHA apabila memerlukan penanganan lanjutan.

"Dari hasil analisis Skin AIdentify, pengguna dapat langsung terhubung dengan ekosistem ERHA yang telah dibangun selama 27 tahun," tutur Afril.

"Pengguna bisa memulai dari telekonsultasi, mendapatkan rekomendasi produk yang sesuai, hingga mengakses perawatan lanjutan di klinik ERHA apabila kondisi kulit membutuhkan penanganan lebih advanced," jelasnya lebih lanjut.

Melalui inovasi ini, ERHA berharap masyarakat semakin bijak dalam memilih skincare berdasarkan kondisi kulit masing-masing, bukan sekadar mengikuti tren yang sedang viral. 

Skin AIdentify pun dihadirkan sebagai solusi praktis agar perjalanan merawat kulit menjadi lebih personal, tepat sasaran, dan berbasis teknologi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Selama Enam Bulan, Aston Makassar Suguhkan Kuliner Jalanan Khas Tokyo
• 10 jam laluterkini.id
thumb
Dokter Tifa Didakwa Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik dan UU ITE dalam Kasus Ijazah Jokowi
• 7 jam laluokezone.com
thumb
IHSG Masih Dibayangi Pelemahan Data Ekonomi, Berpotensi Konsolidasi di 5.600-5.800
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Peran Brigjen LMI di Korupsi MBG: Atur Penjualan Ompreng MBG, Minta Fee agar Mitra Disetujui
• 5 jam lalukompas.com
thumb
DPR-Danantara Bahas DDMF, Ini Peran Lembaga Baru Pendanaan Proyek Strategis
• 13 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.