Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Tri Tito Karnavian, menyatakan optimisme bahwa produk kerajinan tanah air dapat bersaing dan masuk ke pasar global.
Pernyataan ini disampaikan Tri dalam konferensi pers menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dekranas tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Jakarta, Kamis (2/7).
Ia juga menginformasikan bahwa puncak peringatan HUT tersebut akan diselenggarakan di Makassar, Sulawesi Selatan, dengan progres persiapan yang kini telah mencapai 90 persen.
Selain itu, pemilihan tersebut juga mempertimbangkan asas pemerataan, mengingat wilayah Indonesia bagian barat dan tengah sebelumnya telah menjadi lokasi penyelenggaraan puncak peringatan.
Menurutnya, Makassar merupakan pilihan yang tepat karena mewakili Indonesia timur serta didukung akses penerbangan yang mudah dari berbagai wilayah di Indonesia.
"Saya juga paham bahwa ibu ketuanya (Dekranasda) ini banyak sekali kontribusinya terhadap kerajinan di daerahnya. Sehingga kami mengapresiasi mengadakan kegiatan hari puncak ulang tahun Dekranas di Makassar," katanya.
Pada HUT Dekranas tahun ini, diusung tema "Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia".
Tema tersebut mengandung makna mendorong terciptanya produk kerajinan yang berkelanjutan. Pasalnya, sebagian besar bahan baku kerajinan berasal dari alam, seperti serat, tanah liat, mineral, batu, dan bahan alami lainnya, sehingga erat kaitannya dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Melalui tema tersebut, Dekranas juga berharap para perajin semakin menyadari bahwa pasar internasional sangat memperhatikan aspek keberlanjutan. Dengan demikian, nilai ekspor produk kerajinan Indonesia diharapkan terus meningkat.
"Sehingga 'Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia' maksudnya adalah kita mendorong para perajin terus menciptakan ataupun menjaga produksinya yang ramah lingkungan sehingga bisa diterima sampai ke pasar internasional," jelasnya.
Tri menambahkan, pameran UMKM akan berlangsung di Kota Makassar pada 9–11 Juli 2026.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi para perajin untuk memperkenalkan produk unggulan daerah masing-masing.
Selain itu, Dekranas juga berharap masyarakat semakin mencintai produk dalam negeri, mengingat saat ini produk luar negeri semakin banyak beredar dan bahkan tidak sedikit yang meniru produk Indonesia dengan harga lebih murah.




