Terima Roscosmos Rusia, DPD RI Dorong Pembangunan Bandar Antariksa Biak

metrotvnews.com
23 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin menegaskan bahwa kerja sama antariksa antara Indonesia dan Federasi Rusia harus menjadi momentum emas untuk mempercepat kemandirian teknologi nasional sekaligus mendorong transformasi ekonomi daerah. Salah satu langkah paling strategis yang dibidik adalah percepatan pengembangan Bandar Antariksa Nasional di Pulau Biak, Papua.

"Kerja sama antariksa bukan hanya tentang peluncuran roket, tetapi tentang membangun masa depan ekonomi, kemandirian teknologi, dan kesejahteraan masyarakat," tegas Sultan saat menerima kunjungan delegasi Roscosmos di Gedung DPD RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.
 

Baca Juga :

Rusia Gempur Ukraina dengan Drone dan Rudal, Satu Orang Tewas

Sultan yang saat itu didampingi Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai menjelaskan bahwa Pulau Biak memiliki posisi geografis yang sangat istimewa karena berada tepat di dekat garis khatulistiwa. Karakteristik ini membuat Papua berpotensi besar menjadi pusat kegiatan antariksa dan industri teknologi tinggi pertama di Asia Tenggara. Namun, mega proyek ini harus mampu menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal.

Di sisi lain, Sultan kembali mengingatkan bahwa pemanfaatan teknologi satelit ini harus berdampak langsung pada hajat hidup masyarakat daerah. Infrastruktur antariksa yang kuat diyakini mampu menyokong perencanaan pembangunan berbasis data, mitigasi bencana, pengelolaan sumber daya alam, ketahanan pangan, hingga penyediaan jaringan internet di kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

"Pemanfaatan teknologi antariksa harus memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah dan memperkecil kesenjangan antarwilayah," ujar Sultan.


Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin menerima kunjungan delegasi Roscosmos di Gedung DPD RI. Foto: Dok. Istimewa.

Director General Roscosmos Dmitry Bakanov mengapresiasi penuh dukungan politik dari DPD RI. Pihaknya mengaku sangat serius untuk membantu Indonesia menembus batas luar angkasa dengan menyiapkan sejumlah program pelatihan dan transfer teknologi berskala masif.

"Roscosmos Rusia sangat menantikan pembangunan kerja sama di bidang antariksa ini dengan Indonesia. Kami akan sangat apresiasi dukungan dan fasilitasi dari DPD RI, untuk bisa mewujudkan pembangunan badan antariksa dan kerja sama pelatihan antariksawan Indonesia ke depannya," tutur Bakanov.

Bakanov menambahkan, selain mengincar Pulau Biak sebagai opsi utama pembangunan bandar antariksa karena keunggulan geopolitisnya, Rusia juga siap menggodok dan melahirkan antariksawan pertama asal Indonesia. Kerja sama ini nantinya akan melibatkan berbagai mitra strategis di tanah air, mulai dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) hingga sektor swasta.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penyelundupan Narkoba Makin Canggih, DPR Dorong Penguatan Intelijen dan Pengawasan
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
DPRD Minta Izin Usaha di Jakarta Diawasi, Kerap Terbit Tanpa Sepengetahuan Pemda
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Menkum luncurkan etalase produk indikasi geografis di e-commerce
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Sejalan dengan Dokter Tifa, Kuasa Hukum Roy Suryo Tolak RJ dan Minta Jokowi Hadir di Sidang
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
KKP Targetkan Modernisasi 1.582 Kapal Perikanan Rampung pada Akhir 2028
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.