Karawang: Polsek Cilamaya mengamankan seorang pelaku pencurian yang babak belur, setelah sempat diamuk massa di wilayah Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Peristiwa terjadi pada Rabu malam, 1 Juli 2026.
"Pelaku diamuk massa setelah diketahui melakukan aksi pencurian barang berharga milik seorang ibu rumah tangga bernama Kartika (34)," kata Kasie Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan, melansir Antara, Jumat, 3 Juli 2026.
Dalam melakukan aksinya, pelaku masuk ke rumah korban melalui genteng yang dijebol. Pelaku menaiki tangga untuk menjebol genteng rumah korban. Setelah menjebol genteng rumah korban, pelaku kemudian masuk ke dalam rumah dan langsung menggasak sejumlah barang berharga milik korban.
Baca Juga :
Polisi Tangkap Sindikat Pencuri Pikap di Sumut, 5 Orang DitangkapPelaku babak belur diamuk massa setelah nekat melakukan aksi pencurian barang berharga milik seorang ibu rumah tangga bernama Kartika, 34,, warga Desa Rawagempol Wetan, Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang.
Cep Wildan menyampaikan, saat ini korban sudah melapor secara resmi kejadian yang dialaminya ke Polsek Cilamaya. Dari tangan terduga pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting berupa barang-barang berharga milik korban.
"Total kerugian materil akibat peristiwa pencurian ini ditaksir mencapai kurang lebih Rp 5.650.000," jelas dia.
Warga menunjukkan kepada polisi genteng rumah milik seorang ibu rumah tangga yang dijebol pelaku pencurian barang berharga di Karawang. (ANTARA/Ali Khumaini)
Meski warga sempat melakukan aksi amuk massa, namun tidak berlangsung lama setelah sejumlah warga setempat berusaha meredam dan melerai, kemudian menyerahkan pelaku ke Mapolsek Cilamaya, Polres Karawang. Setelah menerima pelaku, katanya, jajaran kepolisian setempat langsung mengambil tindakan untuk mengamankan situasi di lapangan.
"Piket Reskrim Polsek Cilamaya telah menerima penyerahan seorang pria diduga pelaku pencurian berinisial K yang berstatus buruh harian lepas. Begitu diserahkan oleh warga, petugas langsung bergerak membawa pelaku ke Klinik Kencana untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan guna memastikan kondisinya fisik pelaku," ujar dia.
Pihak kepolisian mengapresiasi tindakan tegas dari masyarakat, dan memilih untuk menyerahkan pelaku ke jalur hukum dari pada melakukan tindakan anarkis yang merugikan.




