Swasta Didorong Ikut Pengelolaan Stadion

bisnis.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan serangkaian kebijakan untuk memperkuat ekosistem olahraga nasional, mulai dari optimalisasi aset olahraga melalui kerja sama dengan sektor swasta hingga pembentukan akademi olahraga guna mencetak atlet sejak usia sekolah.

Dalam Konferensi Pers bertajuk Penguatan Ekosistem Olahraga Nasional dan Kepercayaan Dunia terhadap Indonesia sebagai Tuan Rumah Ajang Internasional di Kantor Bakom RI, Kamis (2/7/2026), Erick mengatakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Kementerian Dalam Negeri untuk memaksimalkan pemanfaatan fasilitas olahraga milik pemerintah.

Menurutnya, kawasan olahraga tidak boleh hanya difungsikan sebagai arena pertandingan, tetapi juga menjadi pusat aktivitas masyarakat dan penggerak ekonomi lokal 

"Salah satu kesuksesan Asian Games kemarin adalah bagaimana Senayan kita jadikan tempat masyarakat berolahraga dan ada kegiatan-kegiatan lain, termasuk UMKM makanan dan sebagainya," ujar Erick.

Stadion Dikelola Bersama Swasta

Erick mengatakan kebutuhan pengelolaan aset olahraga akan semakin besar seiring rencana Presiden Prabowo Subianto merenovasi 17 stadion sepak bola di berbagai daerah.

Karena itu, Kemenpora mengusulkan skema kerja sama antara pemerintah daerah dengan klub olahraga maupun sektor swasta agar beban pemeliharaan tidak sepenuhnya ditanggung APBD.

Baca Juga

  • Profil Stadion BBC Place Vancouver, Punya
  • Tanpa Penonton, Piala AFF U-19 Tetap Digelar di Stadion Teladan Medan
  • Bobby Nasution: Stadion Teladan Belum Layak Jadi Venue Piala AFF U-19

"Kalau aset ini dikerjasamakan dengan klub olahraga atau private sector, asetnya tetap milik pemerintah, tetapi biaya perawatan tahunan ditanggung pihak yang bekerja sama. Kalau ada keuntungan, nanti ada profit sharing," katanya.

Menurut Erick, skema tersebut juga akan menghidupkan aktivitas ekonomi di sekitar stadion karena semakin banyak masyarakat yang datang untuk berolahraga maupun menghadiri berbagai kegiatan.

"Kegiatan ramai, orang jogging, ada aktivitas lain. Di sekitar stadion UMKM bisa berjualan. Karena itu kita libatkan Kementerian UMKM," ujarnya 

Dia menjelaskan kerja sama antara Kemenpora, Kementerian UMKM, dan Kementerian Dalam Negeri telah ditandatangani. Saat ini pemerintah tinggal menunggu penyelesaian mekanisme pemanfaatan aset bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Keuangan.

Erick menilai model tersebut telah diterapkan di berbagai negara 

Dia mencontohkan stadion San Siro yang digunakan oleh dua klub besar, Inter Milan dan AC Milan, serta sejumlah stadion di Amerika Serikat dan markas Paris Saint-Germain yang memanfaatkan skema serupa.

Menurutnya, pendekatan tersebut lebih baik dibandingkan membiarkan stadion yang dibangun dengan dana negara menjadi terbengkalai.

"Banyak stadion yang dibangun saat PON akhirnya mangkrak. Karena itu Bapak Presiden tidak mau lagi ada pembangunan fasilitas olahraga yang tidak diperlukan. Itu pemborosan," katanya. 

Pelatnas Harus Multiyears

Selain pengelolaan infrastruktur, Erick menegaskan pembinaan atlet nasional harus dilakukan secara berkelanjutan melalui program pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang.

Menurut dia, tidak mungkin atlet kelas dunia dibentuk hanya dalam hitungan bulan menjelang kompetisi besar seperti Olimpiade.

"Kita mau Olimpiade 2032, atletnya harus dididik dari sekarang. Tidak ada atlet sebulan sebelum Olimpiade baru dilatih," ujarnya.

Erick mencontohkan keberhasilan Filipina meraih dua medali emas Olimpiade dari cabang senam yang merupakan hasil pembinaan atlet selama enam tahun di Jepang.

Karena itu, Presiden Prabowo, kata Erick, telah memberikan arahan agar pelatnas diselenggarakan secara multiyears sehingga pembinaan atlet berlangsung berkesinambungan.

Menurut dia, sejumlah pimpinan pengurus cabang olahraga yang kini berasal dari kalangan menteri dan pejabat negara juga mendukung pendekatan tersebut karena memahami pentingnya kepastian pembinaan bagi atlet.

Erick juga mengungkapkan Presiden Prabowo meminta pemerintah menyiapkan akademi olahraga nasional sebagai bagian dari sistem pembinaan atlet usia dini.

Menurutnya, atlet berprestasi harus dipersiapkan sejak duduk di bangku sekolah dasar melalui jalur pembinaan yang terintegrasi hingga jenjang pendidikan menengah.

"Atlet itu harus disiapkan dari SD. Karena itu kita sedang mengonsolidasikan akademi olahraga," katanya. 

Kemenpora saat ini tengah menyusun konsep akademi olahraga yang akan berfokus pada 21 cabang olahraga prioritas, terutama cabang olahraga individual yang dinilai memiliki peluang besar menyumbang medali pada ajang internasional.

Erick mengatakan pembinaan sejak usia dini menjadi semakin penting mengingat persaingan olahraga dunia terus meningkat.

"Olahraga makin kompleks. Karena itu kita harus punya standar pembinaan yang jelas menuju Olimpiade, dimulai dari SD, SMP, sampai SMA," ujarnya.

Dia menegaskan seluruh kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga nasional yang tidak lagi berorientasi jangka pendek.

Menurut Erick, Presiden Prabowo berulang kali mengingatkan agar pemerintah tidak hanya memberikan perhatian ketika atlet berhasil meraih prestasi, tetapi memastikan mereka memperoleh pembinaan, fasilitas, dan jaminan kesejahteraan sejak awal hingga akhir karier.

"Jangan korbankan atlet hanya karena pola pikir kita masih jangka pendek. Atlet harus disiapkan untuk jangka panjang karena mereka adalah duta bangsa sekaligus wajah Indonesia di dunia," tegasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
4 Penyembelih Tapir di Mesuji Ditangkap, 2 Buron
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Di Balik Suara Don di Jumbo, Prince Poetiray Tumbuh Berkat Dukungan Orang Tua
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tak Kunjung Padam, Warga Mauk Gelar Salat Istisqa Memohon Hujan
• 1 jam laludisway.id
thumb
Proses Hak Angket DPRD Gowa Diadukan ke Bareskrim, Dinilai Umbar Ranah Privat
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Tanda Kucing Alami Gangguan Ginjal dan Pencegahannya
• 8 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.