Pameran ALLPACK Surabaya 2026 (East Pack Surabaya) dan East Beauty Pack Expo 2026 resmi dibuka di Grand City Convention Hall Surabaya pada Rabu, 1 Juli 2026.
Pameran Business to Business (B2B) berskala internasional ini menampilkan beragam inovasi di bidang pengemasan, percetakan, pengolahan, plastik, hingga industri kecantikan.
Tahun ini pameran ALLPACK diikuti lebih dari 120 peserta termasuk 10 pelaku UMKM yang menampilkan beragam inovasi untuk industri makanan dan minuman, farmasi, logistik, manufaktur, hingga kemasan kosmetik. Gelaran ini berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 1-4 Juli 2026.
Baca Juga :
Kemudahan Akses Modal Berdayakan Perempuan Pengusaha Ultra MikroCEO Krista Exhibitions Daud D. Salim menyebut pameran ini akan memberikan wawasan lebih luas industri manufaktur, khususnya unutk makanan, minuman, dan pelaku industri kecil dan menengah (IKM).
"Pameran ini akan memberikan wawasan lebih luas untuk industri manufaktur, khususnya untuk makanan minuman dan pelaku industri IKM. Tidak hanya makanan minuman tapi juga kosmetika dan industri olahan lainnya. Ini diikuti oleh 120 peserta dari kurang lebih 10 negara," kata Daud dalam tayangan program Zona Bisnis Metro TV, Jumat, 3 Juli 2026.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga menyebut dengan adanya pameran ini memberikan nilai tambah untuk mempekuat manufaktur.
"Menurut saya ini akan memberikan penguatan nilai tambah. Jadi ketika manufaktur itu diperkuat, maka hilirisasi ini, kalau cerita hilirisasi, semua seluruh warga bangsa membutuhkan proses percepatan itu. Apalagi kalau saya bilang petik, olah, kemas, jual. Itu hal yang saya inisiasi dari tahun 92, kebayang nggak? Petik, olah, kemas, jual. Nelayan di Jawa Timur banyak, di Indonesia banyak, ini negeri maritim. Dan tentu para petani-petani kita, mereka yang masuk pada sektor agro dan hortikultur itu membutuhkan bagaimana pengolahan dan pengemasan," ungkap Khofifah dalam tayangan Program Zona Bisnis Metro TV, Jumat, 3 Juli 2026.




