Menhut Raja Juli Akui Ada Amplop dari Bupati Kuansing: Sudah Dikembalikan

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengakui ada amplop yang disebutnya ditinggalkan oleh Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby. Dia mengaku langsung memerintahkan ajudannya mengembalikan amplop itu.

Sebagai informasi, Suhardiman Amby menyerahkan diri ke KPK pada Selasa (30/6) setelah dicari-cari dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) sejak Senin (29/6). Suhardiman kemudian diumumkan sebagai penerima suap berupa mobil Land Cruiser terkait pemilihan Sekda pada Rabu (1/7).

Dalam konferensi pers, KPK menyebut ada dugaan korupsi lain yang dilakukan Suhardiman. Menurut KPK, dugaan korupsi itu terkait penerimaan uang terkait pelepasan hutan produksi terbatas.

Menurut KPK, pelepasan hutan sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Kehutanan. Namun pemda Kuansing punya kewenangan memberi rekomendasi teknis pelepasan kawasan hutan.

Baca juga: Menhut Klarifikasi soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing Sebelum OTT KPK

Kembali ke Raja Juli, dia mengakui ada pertemuan dengan Suhardiman pada 2 Juni 2026. Dia mengatakan audiensi itu dilakukan secara resmi dan terbuka.

"Klarifikasi pertama saya, bahwa benar tanggal 2 Juni 2026, ada audiensi Bupati Kuansing di kantor ini. Ini audiensi yang terbuka, bupatinya mengirim surat resmi, di-publish di media sosial, saya maupun Kementerian, dan ada daftar hadir, ada notulensi. Jadi kalau suatu saat pihak KPK memerlukan, atau bahkan kami akan proaktif juga menyerahkan apa yang telah saya sebutkan tadi," ujar Raja Juli di Kantor Kemenhut, Jakarta Pusat, Jumat (3/7/2026).

Dia mengatakan Suhardiman meninggalkan amplop yang ditutup dengan map dalam audiensi itu. Raja Juli mengaku baru sadar setelah pertemuan berakhir dan meminta ajudannya mengembalikan amplop itu.

"Dalam audiensi itu, ternyata Bapak Bupati Kuansing meninggalkan amplop yang ditutup dengan dengan map, ya. Dan ketika beliau pergi, saya baru sadar, dan saya langsung meminta ajudan saya untuk mengembalikan amplop tersebut. Saya tidak tahu isinya apa, tapi saya tidak merasa tidak memiliki hak terhadap amplop tersebut, dan saya meminta ajudan saya untuk mengembalikan amplop tersebut," ucapnya.




(haf/dhn)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ribuan Warga Beri Penghormatan Terakhir kepada Ayatollah Ali Khamenei
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pengurus Masjid Laporkan Dugaan Penggelapan Dana Masjid Rp550 Juta
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Sumardji: Jangan Anggap Remeh, AFF Bukan Piala Ciki
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pria di Samarinda Tikam Teman Pakai Sangkur, Dipicu Sindiran Bau Kentut
• 20 jam laludetik.com
thumb
Deretan Korupsi Terkait MBG: Motor Listrik, Kaos Kaki, Hingga Ompreng
• 14 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.