Kota Jambi (ANTARA) - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong pemerintah daerah menerapkan pembiayaan kreatif sebagai strategi menjaga keberlanjutan pembangunan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Akhmad mengatakan pembiayaan kreatif perlu dioptimalkan agar pemerintah daerah mampu menghadirkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan keuangan yang inovatif dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
"Melalui creative financing ini, kita harus mampu memberikan kemakmuran bagi rakyat dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat sebagai bagian dari tugas dan fungsi utama pemerintah," katanya usai menjadi narasumber pada Workshop Tata Kelola Keuangan Pemerintah Daerah melalui Creative Financing terhadap Pengaruh Efisiensi Tahun 2026 di Jambi, Jumat.
Baca juga: Pramono siapkan pembiayaan kreatif untuk lahan eks kantor BPSDM
Ia menjelaskan pemerintah pusat dan pemerintah daerah merupakan satu kesatuan yang harus terus memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang efektif dan inovatif.
Menurut dia, kebijakan efisiensi anggaran tidak boleh menjadi hambatan bagi pemerintah daerah dalam menjalankan program prioritas.
Karena itu, kepala daerah dituntut memiliki kepemimpinan yang adaptif dengan menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.
"Pemerintah daerah juga diharapkan mampu mengembangkan sumber pembiayaan yang inovatif," kata dia.
Baca juga: Kemenekraf matangkan skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual
Kemudian pemda diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan fiskal, serta memastikan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal meski di tengah keterbatasan anggaran.
Workshop tersebut bertujuan memperkuat pengelolaan APBD yang transparan, akuntabel, dan berlandaskan prinsip value for money, yakni ekonomis, efisien, dan efektif.
Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyambut baik penyelenggaraan pertemuan interaktif antara jajaran Pemerintah Kota Jambi dan para wakil menteri Kabinet Merah Putih.
Kegiatan tersebut diikuti Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, jajaran kepala perangkat daerah, serta menghadirkan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat sebagai narasumber.
Baca juga: Pemerintah fasilitasi pelaku industri kreatif akses layanan pendanaan
Akhmad mengatakan pembiayaan kreatif perlu dioptimalkan agar pemerintah daerah mampu menghadirkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan keuangan yang inovatif dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
"Melalui creative financing ini, kita harus mampu memberikan kemakmuran bagi rakyat dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat sebagai bagian dari tugas dan fungsi utama pemerintah," katanya usai menjadi narasumber pada Workshop Tata Kelola Keuangan Pemerintah Daerah melalui Creative Financing terhadap Pengaruh Efisiensi Tahun 2026 di Jambi, Jumat.
Baca juga: Pramono siapkan pembiayaan kreatif untuk lahan eks kantor BPSDM
Ia menjelaskan pemerintah pusat dan pemerintah daerah merupakan satu kesatuan yang harus terus memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang efektif dan inovatif.
Menurut dia, kebijakan efisiensi anggaran tidak boleh menjadi hambatan bagi pemerintah daerah dalam menjalankan program prioritas.
Karena itu, kepala daerah dituntut memiliki kepemimpinan yang adaptif dengan menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.
"Pemerintah daerah juga diharapkan mampu mengembangkan sumber pembiayaan yang inovatif," kata dia.
Baca juga: Kemenekraf matangkan skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual
Kemudian pemda diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan fiskal, serta memastikan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal meski di tengah keterbatasan anggaran.
Workshop tersebut bertujuan memperkuat pengelolaan APBD yang transparan, akuntabel, dan berlandaskan prinsip value for money, yakni ekonomis, efisien, dan efektif.
Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyambut baik penyelenggaraan pertemuan interaktif antara jajaran Pemerintah Kota Jambi dan para wakil menteri Kabinet Merah Putih.
Kegiatan tersebut diikuti Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, jajaran kepala perangkat daerah, serta menghadirkan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat sebagai narasumber.
Baca juga: Pemerintah fasilitasi pelaku industri kreatif akses layanan pendanaan





