Gelombang Kematian Tahanan Gemparkan Korea Utara, Penyelidikan Tengah Dilakukan

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi tahanan. (Sumber: Envato/francescosgura.)

PYONGYANG, KOMPAS.TV - Gelombang kematian tahanan di berbagai fasilitas pemasyarakatan Korea Utara telah menggemparkan negara tertutup tersebut.

Kementerian Keamanan Sosial Korea Utara dilaporkan telah menerima instruksi untuk menyelidiki serangkaian kematian tersebut.

Hal itu beriringan dengan langkah pihak berwenang Pyongyang mengidentifikasi pejabat yang bertanggung jawab atas perlakukan buruk dan penelantaran tahanan.

Baca Juga: Rumor Rusia bakal Serang Polandia, PM Donald Tusk Ungkap Warsawa Bersiap untuk Berbagai Skenario

Dikutip dari Daily NK, sebuah sumber di Provinsi Hamgyong Utara mengungkapkan pada Kamis (2/7/2026), pemerintah pusat Korut telah mengeluarkan instruksi khusus kepada Kementerian Keamanan Sosial pada 12 Juni.

Instruksi tersebut memerintahkan penyelidikan menyeluruh terhadap gelombang kematian tersebut, dan mengisyaratkan bakal dilakukan perombakan besar-besaran personel di kemudian hari.

Kementerian Keamanan Sosial membawahi kepolisian Korea Utara, serta mengelola sistem penjara dan fasilitas pemasyarakatan di Korut.

Menurut sumber tersebut, instruksi itu muncul setelah terjadinya serangkaian kematian narapidana di fasilitas pemasyarakatan milik negara.

Kementerian Keamanan Sosial diperintahkan menyelidiki secara tuntas, dan melaporkan jumlah kematian di setiap fasilitas.

Mereka juga diharuskan mendata segala bentuk perlakuan buruk yang dilakukan pengelola fasilitas.

Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya

1
2
Show All

Sumber : Daily NK

Tag
  • korea utara
  • tahanan
  • gelombang kematian
  • fasilitas pemasyarakatan
  • kementerian keamanan nasional
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Siap-siap, Tarif Transjakarta Diusulkan Jadi Rp 5.000, Angkot Jaklingko Tak Lagi Gratis
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Masuk Timnas Indonesia Kini Tak Cukup Punya Skill, John Herdman Utamakan Hal Ini
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Bayi Ditemukan di Toilet Kereta Relasi Yogyakarta-Surabaya
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kehabisan Tiket Pesawat Jadi Alasan KPK Tak Bawa Penyuap Bupati Langkat ke Jakarta
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Memikat turis lokal liburan di Indonesia
• 12 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.