PYONGYANG, KOMPAS.TV - Gelombang kematian tahanan di berbagai fasilitas pemasyarakatan Korea Utara telah menggemparkan negara tertutup tersebut.
Kementerian Keamanan Sosial Korea Utara dilaporkan telah menerima instruksi untuk menyelidiki serangkaian kematian tersebut.
Hal itu beriringan dengan langkah pihak berwenang Pyongyang mengidentifikasi pejabat yang bertanggung jawab atas perlakukan buruk dan penelantaran tahanan.
Baca Juga: Rumor Rusia bakal Serang Polandia, PM Donald Tusk Ungkap Warsawa Bersiap untuk Berbagai Skenario
Dikutip dari Daily NK, sebuah sumber di Provinsi Hamgyong Utara mengungkapkan pada Kamis (2/7/2026), pemerintah pusat Korut telah mengeluarkan instruksi khusus kepada Kementerian Keamanan Sosial pada 12 Juni.
Instruksi tersebut memerintahkan penyelidikan menyeluruh terhadap gelombang kematian tersebut, dan mengisyaratkan bakal dilakukan perombakan besar-besaran personel di kemudian hari.
Kementerian Keamanan Sosial membawahi kepolisian Korea Utara, serta mengelola sistem penjara dan fasilitas pemasyarakatan di Korut.
Menurut sumber tersebut, instruksi itu muncul setelah terjadinya serangkaian kematian narapidana di fasilitas pemasyarakatan milik negara.
Kementerian Keamanan Sosial diperintahkan menyelidiki secara tuntas, dan melaporkan jumlah kematian di setiap fasilitas.
Mereka juga diharuskan mendata segala bentuk perlakuan buruk yang dilakukan pengelola fasilitas.
Penulis : Haryo Jati Editor : Deni-Muliya
Sumber : Daily NK
- korea utara
- tahanan
- gelombang kematian
- fasilitas pemasyarakatan
- kementerian keamanan nasional





