Saham Tiga Bank Besar Menjadi Sasaran Aksi Jual Investor Asing dalam Sepekan

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Saham-saham bank besar (big banks) kembali menjadi sasaran aksi jual investor asing (net foreign sell).

Saham-saham bank besar (big banks) kembali menjadi sasaran aksi jual investor asing (net foreign sell). (Foto: iNews Media Group))

IDXChannel - Saham-saham bank besar (big banks) kembali menjadi sasaran aksi jual investor asing (net foreign sell). Dalam sepekan, asing melepas saham Indonesia hingga Rp2,95 triliun, sehingga kembali mencatatkan rekor net sell sebesar Rp74 triliun sejak awal tahun.

Saham big banks yang selama ini menjadi favorit investor asing, terutama investor institusi dilanda aksi jual. Saham tersebut terutama tiga saham, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Baca Juga:
MSCI Tunda Vonis, Inflow Asing ke Indonesia Masih Tertahan

Pada pekan ini, saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI dengan net sell Rp1,1 triliun, diikuti BBCA sebesar Rp717,3 miliar, dan BMRI senilai Rp363,1 miliar. Porsinya mencapai 84 persen dari total net sell pada IHSG dalam sepekan.

Jika ditelusuri sejak awal tahun, saham BBCA mengalami net sell paling besar hingga Rp32,4 triliun, diikuti BBRI sebesar Rp12,9 triliun, dan BMRI Rp12,4 triliun.

Baca Juga:
Aksi Jual Bersih Asing Capai Rp74,42 Triliun hingga 3 Juli 2026

Saham-saham lain di luar bank yang digemari asing juga ikut menjadi sasaran jual. Di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp195,2 miliar dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) senilai Rp136,7 miliar, mencerminkan kekompakan asing dalam melakukan distribusi.

Aksi jual asing yang dilakukan secara kontinyu membuat kondisi likuiditas IHSG terus tertekan. Sepanjang pekan ini, rata-rata nilai transaksi harian Bursa anjlok 36 persen menjadi Rp11,3 triliun dari Rp17,6 triliun dibandingkan pekan sebelumnya.

Berikut 10 deretan saham yang mencatat net foreign sell terbesar dalam sepekan (29 Juni-3 Juli 2026):

1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) -Rp1,1 triliun
2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) -Rp717,3 miliar
3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) -Rp363,1 miliar
4. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) -Rp227,5 miliar
5. PT Astra International Tbk (ASII) -Rp195,2 miliar
6. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) -Rp136,7 miliar
7. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) -Rp108,3 miliar
8. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRI) -Rp99,3 miliar
9. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) -Rp94,5 miliar
10. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) -Rp84,4 miliar.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ajang Lomba Lari Bhinneka Run Bukti Olahraga Perekat Bangsa, 3.500 Pelari Semarakkan TMII
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
KPK Tetapkan Bupati Langkat Sebagai Tersangka Suap
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Givaudan Indonesia Bangun Pabrik Perisa, Berpeluang Serap Ratusan Tenaga Kerja
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
IRT di Serang Diteror: Dikirimi Pakaian Dalam, Anak Diancam Dibunuh
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Temuan Said Iqbal di Kasus Penyekapan 3 Karyawan, Ada Dirantai hingga Intimidasi
• 8 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.