Apresiasi Sikap Menteri Kehutanan Tolak Amplop dari Bupati Kuantan Singingi, PP HIKMAHBUDHI: Teladan Bagi Generasi Muda

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (PP HIKMAHBUDHI) menyampaikan apresiasi atas sikap tegas Menteri Kehutanan yang menolak dan mengembalikan amplop yang ditinggalkan oleh Bupati Kuantan Singingi.

Langkah tersebut dinilai sebagai cerminan integritas seorang pejabat negara sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda dalam membangun budaya pemerintahan yang bersih dan beretika.

BACA JUGA: IMM Dukung Langkah Menteri Kehutanan Pulihkan Hutan Pascabanjir Sumatra

Ketua Umum PP HIKMAHBUDHI Candra Aditiya menegaskan integritas merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Keputusan Menteri Kehutanan untuk tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun menunjukkan bahwa seorang pemimpin harus mampu menjaga independensi, menjunjung tinggi etika jabatan, serta menghindari segala bentuk tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

BACA JUGA: Perihal Kenaikan Harga Pertamax Series, HIKMAHBUDHI: Memahami Langkah Pertamina, tetapi Jangan Jadi Opsi Rutin

Menurutnya, langkah Menteri Kehutanan merupakan contoh nyata bahwa jabatan publik adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

"Sikap mengembalikan amplop tersebut memberikan pesan kuat kepada masyarakat, khususnya generasi muda, bahwa kejujuran dan integritas harus selalu menjadi pedoman dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara," ujarnya dalam keterangan tertulis pada Sabtu (4/7).

BACA JUGA: Dukung Pemasangan Chatra pada Candi Borobudur, HIKMAHBUDHI: Manifestasi Nilai Spiritual dan Kepatuhan Hukum Cagar Budaya

Candra Aditiya menilai tindakan tersebut bukan semata-mata persoalan administratif, melainkan sebuah pendidikan moral bagi seluruh penyelenggara negara.

Di tengah tuntutan masyarakat akan pemerintahan yang bersih, setiap pejabat publik dituntut untuk menunjukkan keberanian dalam menolak segala bentuk gratifikasi maupun praktik yang dapat mengurangi kepercayaan publik.

Menurut PP HIKMAHBUDHI, budaya antikorupsi harus dibangun melalui keteladanan para pemimpin.

Ketika seorang pejabat mampu menunjukkan sikap tegas terhadap pemberian yang tidak semestinya, maka kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara akan semakin kuat.

Candra berharap semangat integritas yang ditunjukkan Menteri Kehutanan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh aparatur negara untuk terus mengedepankan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun golongan, sehingga cita-cita mewujudkan Indonesia yang bersih dari praktik korupsi dapat diwujudkan secara bersama-sama.(fri/jpn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ekonom sebut pidato Presiden Prabowo bukan penyebab IHSG turun
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Dikira Ruko Kosong, Ternyata Tambang Bitcoin
• 18 jam lalukompas.com
thumb
205 Calon Advokat Ikuti Try Out UPA dari Peradi Jakbar
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
7 Fakta Menarik Argentina Singkirkan Cape Verde: Messi Lampaui Pele dan Mbappe
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dandim Agam Bantah Kopdes Merah Putih Dibangun di Lokasi Terisolir
• 20 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.