Sejumlah pengungsi asal Somalia yang menempati area trotoar jalan di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, memicu keluhan dari warga sekitar yang merasa terganggu, baik dari sisi aksesibilitas bagi pejalan kaki maupun kebersihan lingkungan.
Kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan kembali menjadi sorotan setelah sejumlah pengungsi asal Somalia terlihat kembali menempati area trotoar. Kehadiran mereka memicu reaksi beragam dari warga sekitar yang mengeluhkan terganggunya aksesibilitas serta kebersihan lingkungan.
Warga sekitar berharap agar segera ada solusi dari pemerintah dan organisasi internasional agar kawasan pemukiman tetap bersih dan kondusif.
Baca Juga :
Satpol PP Koordinasikan Penertiban Pengungsi WNA di JakselDi samping itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons persoalan pengungsi Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal di trotoar kantor Komisioner Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Pengungsi (UNHCR), Jalan Setiabudi Selatan, Kuningan, Jakarta Selatan. Menurutnya, hal itu merupakan kewenangan pemerintah pusat.
“Persoalan pengungsi ini merupakan domain pemerintah pusat,” kata Pramono, dilansir dari Antara, Sabtu, 4 Juli 2026.
Meski begitu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengambil tindakan tegas, apabila para pengungsi menggunakan fasilitas Pemprov dengan tidak pantas.
“Kami tidak akan segan-segan mengambil tindakan dan menertibkan mereka,” kata Pramono.




