Prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Sayid Ali Khamenei, yang berlangsung di Teheran pada Minggu, 5 Juli 2026 waktu setempat tidak hanya diselimuti duka mendalam, tetapi juga diwarnai oleh gelombang kemarahan massa.
Lautan ratusan ribu pelayat yang memadati ibu kota Iran tersebut secara lantang menyerukan kematian bagi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Seruan provokatif ini pertama kali dipicu oleh salah seorang pembawa acara di atas panggung prosesi pemakaman, yang langsung disambut gemuruh amarah dari ratusan ribu pelayat. Ini merupakan seruan terbuka pertama yang secara spesifik ditujukan kepada Donald Trump dalam rangkaian upacara duka tersebut.
Baca Juga :
Tangis Pejabat Iran Pecah di Samping Peti Jenazah Ali KhameneiMassa yang kompak mengenakan pakaian serba hitam tampak berjalan menyemut menuju lokasi utama upacara pemakaman. Sambil membawa bendera dan spanduk penghormatan untuk mendiang Khamenei, para pelayat juga secara terang-terangan memamerkan poster dan grafiti yang berisi tuntutan pembunuhan terhadap Trump dan Netanyahu.
Kemarahan publik Iran ini menjadi sorotan tajam di dunia internasional. Pasalnya, tuntutan keras dan seruan balas dendam ini meletus justru di saat Teheran tengah melangsungkan negosiasi krusial dengan Amerika Serikat.
Kedua negara diketahui sedang berupaya merundingkan kesepakatan penghentian permanen atas konflik yang selama ini telah mengganggu stabilitas geopolitik dan pasokan energi global.




