BPDP siap pertemukan UMKM perkebunan dengan investor

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menyatakan siap mempertemukan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) perkebunan dengan calon mitra usaha, investor, maupun masyarakat yang tertarik mengembangkan bisnis berbasis komoditas perkebunan.

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansah mengatakan pihaknya terus berkomitmen mendukung pengembangan UMKM perkebunan melalui berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kapasitas usaha, perluasan akses pasar, serta penguatan hilirisasi komoditas perkebunan.

"Komoditas perkebunan Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah," ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Salah satu upaya untuk mempertemukan pelaku UMKM perkebunan dengan investor maupun calon mitra usaha yakni melalui pameran Info Franchise & Business Concept (IFBC) dengan tema “Grow Beyond Boundaries” di Jogja Expo Center, Yogyakarta selama 3 - 5 Juli 2026 .

Dalam Pameran IFBC tersebut BPDP menghadirkan ratusan peluang usaha bagi seluruh masyarakat untuk mendorong pertumbuhan
UMKM naik kelas dalam membangun ekonomi nasional melalui inovasi dan kolaborasi.

Selain itu, lanjut Helmi, kegiatan tersebut merupakan komitmen BPDP dalam mendorong hilirisasi serta peningkatan nilai tambah komoditas perkebunan melalui penguatan kapasitas pelaku UMKM.

"Ini menjadi momentum bagi BPDP untuk mempertemukan pelaku UMKM perkebunan dengan calon mitra usaha, investor, maupun masyarakat yang tertarik mengembangkan bisnis berbasis komoditas perkebunan," katanya.

Menurut dia IFBC menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan berbasis komoditas perkebunan kepada masyarakat, pelaku usaha, hingga calon investor.

Kami berharap melalui ajang ini dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi dan mendorong UMKM perkebunan untuk terus berkembang, berinovasi, dan naik kelas," ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, diharapkan lahir lebih banyak wirausaha yang mampu mengolah potensi perkebunan menjadi produk yang inovatif, kompetitif, dan memiliki daya saing di pasar nasional maupun global.

"Kami terus mendorong agar produk-produk perkebunan Indonesia mampu memiliki daya saing yang lebih tinggi dan menjangkau pasar yang lebih luas," ujar Helmi.

BPDP berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda dan calon wirausaha, yang melihat sektor perkebunan tidak hanya sebagai penghasil komoditas primer, tetapi juga sebagai sumber inovasi dan peluang bisnis yang berkelanjutan.



Baca juga: BPDP: B50 perkuat ketahanan energi nasional dan nilai tambah sawit



Baca juga: IFBC 2026 diharap dorong pembukaan lapangan kerja baru


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Modus Edar Narkoba Lewat Instagram Dibongkar
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
Aturan Baru Mulai Berlaku, Cek Syarat Agar BPR Tak Dicabut Izin Usahanya
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Ajang D-8 HEI 2026 Jadi Momentum Perkuat Posisi RI Jadi Pusat Ekonomi Halal Dunia
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Rumor Mariano Peralta ke Persib Makin Gencar, Umuh Muchtar: Tunggu Setelah 10 Juli
• 18 jam lalubola.com
thumb
3 Pengedar Narkoba di Jakbar dan Tangerang Ditangkap, Pelaku Sasar Anak dan Remaja via Medsos
• 13 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.