Dirut Bulog pastikan kualitas beras di Papua aman-terjaga buat warga

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jayapura, Papua (ANTARA) - Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan seluruh jajaran berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik melalui penyaluran beras berkualitas, guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Papua secara keseluruhan.

"Tidak perlu bimbang dan ragu, stok (beras) yang kita berikan ke masyarakat pasti dalam kondisi yang, dalam kondisi baik, sehat, higienis, dan bermanfaat," kata Rizal ditemui di Kota Jayapura, Papua, Senin.

Dia menegaskan hal itu usai melakukan pengujian kualitas stok beras yang masuk di gudang Bulog Kompleks Pergudangan Argapura, Jayapura.

Saat berada di gudang tersebut, Rizal memerintahkan jajarannya di daerah itu untuk melakukan penimbangan ulang guna mengetahui volume setiap karung beras yang masuk serta menyaksikan langsung pengujian kadar air.

Langkah strategis itu dilakukan demi menjamin komoditas pangan yang didistribusikan kepada masyarakat Bumi Cendrawasih berada dalam kondisi terbaik, sehat, dan higienis.

Rizal mengamati proses penarikan sampel beras yang baru saja diturunkan dari truk pengangkut. Bersama jajaran direksi, sebuah wadah berbentuk corong putih berisi beras diperlihatkan untuk dinilai kelayakannya secara visual.

Baca juga: Bulog buka akses gudang untuk jadi sarana edukasi masyarakat

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menimbang beras saat meninjau langsung stok beras di gudang Bulog Kompleks Pergudangan Argapura, Jayapura, Papua, Senin (6/7/2026). ANTARA/Harianto.

Uji kualitas dilakukan di tepat di dalam gudang tersebut dengan menggunakan alat khusus. Dirut Bulog memperhatikan setiap angka yang tertera pada layar alat digital tersebut untuk memastikan kadar air beras berada di batas aman maksimal 14 persen.

Bahkan Rizal melakukan pengujian langsung terhadap kualitas beras menggunakan alat yang telah disediakan. Ia memastikan persentase butir patah (broken) tidak melebih ambang batas yang ditentukan dan menir tetap terjaga.

Melalui pengawasan ketat, Bulog tidak hanya berfokus pada kuantitas stok yang direncanakan naik tiga kali lipat di Papua, melainkan juga menjaga konsistensi cita rasa dan kualitas fisik beras saat sampai di piring masyarakat.

Bulog berkomitmen memberikan pelayanan logistik pangan terbaik melalui penyaluran beras, jagung, dan komoditas lainnya dengan memperhatikan kualitas produk yang diterima masyarakat. Hal itu sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Sesuai arahan Bapak Presiden maupun Bapak Menteri Pertanian (Andi Amran Sulaiman) agar Bulog menjadi pelayan yang terbaik untuk masyarakat, khususnya di bidang logistik," kata Rizal menegaskan.

Rizal juga mendorong seluruh jajaran Bulog di Papua agar terus meningkatkan kinerja sehingga pelayanan distribusi pangan berlangsung cepat, tepat sasaran, serta memenuhi kebutuhan masyarakat.

Bulog juga memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras karena cadangan pangan nasional berada dalam kondisi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan.

Pasokan beras ke Papua diperkuat melalui mekanisme pemindahan stok dari daerah sentra produksi nasional, seperti Sulawesi Selatan dan Jawa Timur. Kedua provinsi tersebut dipilih karena memiliki produksi beras tinggi serta akses distribusi yang mendukung kelancaran pengiriman menuju wilayah Papua.

Bulog menegaskan akan terus menjaga kualitas layanan serta pasokan pangan, agar kebutuhan masyarakat Papua terpenuhi secara aman, berkualitas, dan berkesinambungan sepanjang tahun.

"Dan kami berkomitmen dan mendorong seluruh jajaran Bulog untuk memberikan pelayanan, penyaluran beras, jagung, dan lain sebagainya yang terbaik dengan berkualitas, jangan sampai mengecewakan para masyarakat," kata Rizal.

Adapun Bulog mencatat stok beras di seluruh Papua saat ini mencapai sekitar 17 ribu ton yang tersebar di berbagai gudang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Stok akan diperkuat tiga kali lipat hingga mencapai 50 ribu ton.

Khusus Gudang Argapura, Jayapura, Bulog mencatat stok beras yang tersedia sekitar 985 ton. Stok siap disalurkan sesuai kebutuhan sehingga distribusi pangan tetap berjalan lancar di wilayah tersebut.

Baca juga: Perum Bulog miliki stok beras 5,18 juta ton per 2 Juli

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (tengah) didampingi Direktur SDM dan Transformasi Bulog Ade Prastya Nurdin meninjau langsung kesiapan stok beras, di gudang Bulog Kompleks Pergudangan Argapura, Jayapura, Papua, Senin (6/7/2026). ANTARA/Harianto.




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rokok Ilegal Kian Menjamur, Penerimaan Bea Cukai Jatim Tergerus
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Pemerintah Menaikkan Plafon Kredit Perumahan Jadi Rp50 Triliun
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
PM Singapura Lawrence Wong Temui Prabowo di Jakarta Besok
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Aturan Turunan UUP2SK Diharapkan Perjelas Peran Bursa dan Pedagang Kripto
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
The Classroom Batch 2 Bekali Tim KLH/BPLH Skill Nulis Berita di Era Digital
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.