Sumur Mengering Dampak Kemarau, Warga 4 Desa di Banjarnegara Berebut Air Bersih

rctiplus.com
18 jam lalu
Cover Berita
Sumur Mengering Dampak Kemarau, Warga 4 Desa di Banjarnegara Berebut Air BersihNasional | inews | Selasa, 7 Juli 2026 - 02:30Dengarkan Berita

BANJARNEGARA, iNews.id – Krisis air bersih akibat musim kemarau mulai melanda Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Kondisi itu memaksa warga rela mengantre panjang hingga saling berebut saat truk tangki bantuan air bersih tiba di pemukiman mereka.

Pemandangan tersebut salah satunya terlihat di Desa Gemuruh, Kecamatan Bawang, Banjarnegara, Senin (6/7/2026). Begitu armada tangki dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) datang, warga yang didominasi emak-emak langsung menyerbu dengan membawa jerigen dan ember kosong. 

Warga mengaku penderitaan akibat sulitnya mendapatkan air bersih ini sudah berlangsung selama dua bulan terakhir. Guna menyiasati kebutuhan MCK (mandi, cuci, kakus), warga terpaksa berjalan kaki sejauh 1 kilometer ke sungai terdekat. 

"Sumur di rumah sudah kering sama sekali sejak dua bulan lalu. Kalau untuk mandi terpaksa ke sungai walau airnya kotor. Makanya pas ada bantuan air bersih ini kami langsung berebut karena kalau tidak antre bisa tidak kebagian," ujar Muhammad Ali, salah seorang warga setempat.

4 Desa TerdampakBaca Juga:Roy Suryo 'Sentil' Rismon Sianipar Gegara Ungkit Kasus Panci

Berdasarkan data berkala dari BPBD Kabupaten Banjarnegara, dampak kekeringan tahun ini kian meluas. Hingga saat ini, tercatat sudah ada empat desa yang masuk dalam zona darurat kekeringan dengan jumlah keluarga terdampak 801 Kepala Keluarga (KK) atau 2.735 jiwa.

Mengingat prediksi musim kemarau yang masih akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan, BPBD Banjarnegara berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan air bersih secara bergiliran ke wilayah-wilayah terdampak. 

Warga sangat berharap pasokan bantuan armada tangki air bersih ini bisa dikirim secara rutin dan berkelanjutan agar mereka tidak terus-menerus menggunakan air sungai yang tidak higienis.

#jateng

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Beri Bintang Republik Indonesia Adipurna ke PM Modi, Ternyata Pernah Diterima Nehru
• 5 jam laludisway.id
thumb
Hashim Sebut Perdagangan Karbon Kehutanan Jadi Program Paling Cepat Direalisasikan
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Usut! Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Pengadaan Batu Bara ke PLTU | KOMPAS SIANG
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
AFTECH Sebut Implementasi Universal Banking UU P2SK Bakal Dongkrak Standar Kepatuhan Fintech
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Neraca Perdagangan Jabar Januari-Mei 2026 Surplus USD11,31 Miliar
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.