PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) siap menerbitkan surat utang alias obligasi kepada investor dengan kupon yang ditawarkan mencapai 10 persen.
IDXChannel - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) siap menerbitkan surat utang alias obligasi kepada investor dengan kupon yang ditawarkan mencapai 10 persen per tahun.
Perusahaan milik konglomerat Prajogo Pangestu itu menerbitkan hingga empat seri obligasi dengan nilai emisi Rp2,25 triliun, yakni seri A bertenor 370 hari dengan kupon 8,5 persen dan seri B bertenor 3 tahun dengan kupon 9 persen.
Kemudian seri C memiliki jatuh tempo 5 tahun dengan kupon 9,5 persen dan seri D dengan jatuh tempo 7 tahun dengan kupon 10 persen. Jatuh tempo masing-masing seri yakni 24 Juli 2027, 14 Juli 2029, 14 Juli 2031, dan 14 Juli 2033.
Obligasi ini merupakan tahap terakhir dalam Program Obligasi Berkelanjutan V (PUB V) yang mengincar total dana Rp6 triliun. PUB V tersebut dirilis tiga tahap masing-masing emisi sebesar Rp1,5 triliun, Rp2,25 triliun, dan Rp2,25 triliun.
Group CFO dan Direktur PT Chandra Asri Pacific Tbk, Andre Khor menilai, penerbitan obligasi tahap III ini tercatat mengalami kelebihan permintaan alias oversubscription, mencerminkan kepercayaan investor terhadap fundamental bisnis, disiplin keuangan, serta prospek pertumbuhan jangka panjang di tengah kondisi pasar yang semakin selektif.
"Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan oleh para investor, dan tetap berkomitmen untuk menjaga disiplin keuangan sekaligus memperkuat keunggulan operasional dan daya saing perseroan. Dukungan ini memungkinkan kami untuk terus menjalankan strategi pertumbuhan jangka panjang serta berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi Indonesia dan kawasan Asia Tenggara," katanya dalam keterangan resmi dikutip Selasa (7/7/2026).
Andre mengungkapkan, dana hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja, terutama mendukung pengadaan bahan baku dalam rangka kegiatan operasional. Dana ini akan semakin memperkuat fleksibilitas perseroan untuk memenuhi kebutuhan operasional sekaligus menjaga strategi pertumbuhan jangka panjang.
Dalam transaksi ini, perseroan menunjuk sejumlah institusi pasar modal seperti BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, DBS Vickers Sekuritas, Henan Putihrai Sekuritas, hingga Mandiri Sekuritas sebagai Joint Lead Underwriters.
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idAA- (Double A minus) pada program PUB V, termasuk obligasi tahap III Chandra Asri Pacific 2026 ini.
Obligasi ini memasuki penawaran umum pada 6-9 Juli. Penjatahan akan dilakukan pada 10 Juli, sehingga pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dilaksanakan pada 15 Juli.
(Rahmat Fiansyah)





