Heboh Warga Patungan Perbaiki Jalan Enang-Enang, Ini Kata Menteri PU

cnbcindonesia.com
10 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan blusukan di Kawasan Industri Terpadu Wilmar, Kabupaten Serang Banten pada Senin (6/7/2026). (CNBC Indonesia/Elga Nurmutia)

Serang, CNBC Indonesia - Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo angkat bicara soal jalan dan jembatan Enang-Enang di Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, Aceh yang rusak akibat bencana kemudian diperbaiki warga secara swadaya. Dalam hal ini, ia mengapresiasi langkah warga yang melakukan patungan untuk memperbaiki infrastruktur tersebut.

Namun, ia menyatakan, Pemerintah Pusat tetap berperan sebagai penanggung jawab standar keamanan dari jalan maupun jembatan di wilayah tersebut. Pasalnya, bangunan hasil swadaya masyarakat harus dipastikan layak untuk diakses seluruh pihak terkait.

Baca: Menteri PU Blusukan Malam-Malam ke Serang, Ada Apa?

"Kita berterima kasih pasti, tapi itu enggak cukup. Masih ada beberapa hal yang mesti kita tambahin di situ," ujar Dody kepada wartawan, dikutip Selasa (7/7/2026).


Untuk itu, Dody berencana meninjau langsung ke Aceh pada hari Selasa, 7 Juli 2026. Tujuan dari kunjungan ini untuk memastikan jalan dan jembatan tersebut layak dioperasikan bagi para pengguna jalan.

"Besok saya ke Aceh untuk memastikan bahwa jalan jembatan itu masih layak. Tapi harus berterima kasih ke masyarakat," jelasnya.

Jalan Enang Enang. (Tangkapan Layar Instagram) Foto: Jalan Enang Enang. (Tangkapan Layar Instagram)

Bencana yang menimpa Aceh November 2025 lalu mengakibatkan kerusakan pada jalan nasional dan jembatan di Tajuk Enang-Enang, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah. Setelah enam bulan berlalu, warga akhirnya turun tangan untuk memperbaiki jalanan tersebut agar dapat dilalui kembali.

Pada akhirnya, mereka patungan mengerahkan satu alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan. Tak hanya itu, masyarakat juga membuat jalur alternatif untuk titik yang sudah tidak dapat dilewati.

Salah satu ujung jembatan yang ada di lokasi jatuh ke sungai. Untuk itu, para warga pun turut menimbun bagian tersebut dan membuat jalur baru agar dapat terhubung. Kondisi jembatan di jalan utama Bireuen-Aceh Tengah itu dalam keadaan miring.

Tokoh masyarakat di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Sahrial Abadi menuturkan, sejumlah warga melakukan patungan untuk mengumpulkan uang agar alat berat dapat bekerja membuka akses. Sahrial mengaku menjual sebagian kebunnya agar dapat menyumbang.

"Terkait Jembatan Enang-Enang ini kami melakukan swadaya masyarakat. Selama ini kami selalu memakai jalan alternatif melewati Burlah ke Simpang Lancang, namun jalan tersebut sudah banyak sekali yang rusak," kata Sahrial kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).

Baca: Pejabat PU Ungkap Butuh Dana Besar Rehabilitasi Sumatra Usai Bencana

Dirinya bilang, jalan alternatif di Wih Porak itu sempit sehingga memperlambat perjalanan. Selain itu, banyak keluhan dari warga terkait kondisi jalan tersebut.

"Kami berinisiatif melihat sempitnya jalan di sana bisa memperlambat perjalanan dan banyaknya keluhan masyarakat. Kami mengalami inisiatif mengumpulkan dana beberapa orang," tandas dia.


(wur) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Dody Hanggono Bedah 5 Fokus Infrastruktur Pemerintahan Prabowo

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jangan Sampai Penerima KIP Kuliah Jadi Pengangguran Berijazah
• 16 jam lalukompas.id
thumb
Baru 7 Bulan Dibersihkan, Kali Blencong Bekasi Kembali Dipenuhi Eceng Gondok
• 12 jam laludetik.com
thumb
Kapolri Naikkan Pangkat 3 Polisi Gugur dalam Operasi Narkoba di Katingan
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Tiga Polisi Gugur saat Grebek Narkoba di Katingan Kalteng Dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Bendungan Waduk Liulan di Guangxi, Tiongkok Jebol, Banjir Besar Sapu Permukiman; Warga: “Satu Desa Hilang!”
• 8 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.