Musim liburan sekolah tinggal menyisakan waktu sepekan lagi. Warga masih memanfaatkan momen ini untuk mengisi liburan yang mudah dan murah, terutama bagi anak-anak. Salah satu destinasi yang murah meriah dan sehat tentunya adalah taman.
Bicara soal taman kota, kini warga Jakarta memiliki satu taman baru yang tengah menjadi alternatif pilihan baru di kawasan Jakarta Selatan, yaitu Taman Bendera Pusaka di kawasan Kebayoran Baru. Taman kota seluas 5,6 hektar itu belum lama ini dibuka kembali setelah direvitalisasi.
Ikon ruang terbuka hijau baru Jakarta ini menggabungkan tiga taman, yaitu Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Leuser. Taman-taman itu pun saling terhubung dengan jembatan dan terowongan. Sejumlah fasilitas tersedia di taman ini, seperti arena bermain, trek berlari, lapangan padel, dan perpustakaan. Lokasinya yang dekat dari pusat perbelanjaan Blok M Mal, menjadikan taman ini sebagai spot ideal untuk bersantai, berolahraga, maupun melepas penat di tengah hiruk-pikuk kota tanpa dipunut biaya.
Sore itu, Senin (6/7/2026), arena bermain terlihat penuh oleh anak-anak dan orangtua. Berbagai spot permainan, seperti aneka ragam perosotan, ayunan, dan trampolin, penuh oleh anak-anak yang bermain. Orangtua mengawasi mereka dari tempat duduk yang tersedia atau ikut bermain bersama. Anak-anak mengantre untuk meluncur di perosotan tabung yang menjadi salah satu favorit.
Sebagian pengunjung menggelar tikar piknik sembari menyantap kudapan makanan yang dibawa. Salah satu anggota rombongan piknik diajak oleh Yuli (32), warga Ciledug yang membawa serta saudara-saudaranya berjumlah 10 orang dari Pademangan, Jakarta Utara, dan Pasar Baru, Jakarta Pusat. Mereka masing-masing menumpang transportasi umum untuk bertemu di Pasar Mayestik dan melanjutkan jalan kaki ke taman tersebut.
Yuli sudah beberapa kali berkunjung ke Taman Bendera Pusaka. ”Bagus sih, ini buat taman bermain anak-anak, sih, okelah. Saya malah bisa tidur,” ujarnya sambil tertawa. Ia sering berkunjung ke taman-taman kota dan menuturkan bahwa taman ini salah satu yang penataannya baik dan bersih. Yuli bahkan sempat berkunjung ke taman ini hingga pukul 23.00 dan masih merasakan kenyamanan karena penerangan yang bagus dan suasananya terasa aman.
Selain arena bermain, spot favorit pengunjung adalah perpustakaan. Belasan pengunjung orangtua dan anak-anak menikmati suasana sejuk dari AC dalam ruangan kaca tersebut. Mereka membaca di meja kursi yang tersedia, ada pula anak-anak yang lesehan. Salah seorang pengunjung, Eka Fadila (38), menemani anaknya, Erlangga (6), membaca komik.
Warga Bogor, Jawa Barat, ini baru pertama kali berkunjung ke Taman Bendera Pusaka. Ia sengaja datang ke sini untuk menikmati liburan dan merasa senang ada perpustakaan yang memberikan kenyamanan. ”Menurut aku, sih, taman ini bener-bener bagus, bersih, terus, nih, worth it banget untuk anak-anak. Penataannya juga bagus, terus suasananya juga. Aku pun sendiri ikut-ikutan main di arena bermainannya tadi. Seneng banget,” ujarnya.
Dua lapangan olahraga yang tersedia juga dimanfaatkan warga. Lapangan multifungsi dimanfaatkan pengunjung untuk olahraga basket, tenis, maupun bulu tangkis. Kecuali lapangan padel yang masih terlihat kosong. Sementara di lintasan lari sepanjang 1,2 kilometer, warga berjalan mengajak anggota keluarganya berkeliling, bermain sepatu roda, atau berolahraga di jalur tersebut.
Berfoto di Taman
Kompas/Riza Fathoni
Ramai Anak Bermain
Kompas/Riza Fathoni
Belajar Sepatu Roda
Kompas/Riza Fathoni
Bermain Trampolin
Kompas/Riza Fathoni
Penjaga perpustakaan taman itu menuturkan bahwa kunjungan saat masa liburan ini naik hingga lima kali lipat dibandingkan hari biasa, menjadi 200 orang per hari. Angka ini masih dua kali lipat dibandingkan hari libur akhir pekan. Animo yang tinggi ini didorong salah satunya oleh kenyamanan fasilitas di taman ini, seperti ruang yang berpendingin dan koleksi buku yang bervariatif.
Saat ini pepohonan muda yang baru ditanam memang belum begitu rindang, tetapi nanti pada saatnya, taman ini akan semakin nyaman saat pepohonan ini sudah tumbuh besar. Suasana taman yang indah menjadi incaran pengunjung untuk berswafoto. Selain untuk mempertahankan fungsinya sebgaia paru-paru kota, taman ini memberikan keceriaan baru dan menciptakan tempat interaksi bagi masyarakat.





