Realisasi Stimulus Transportasi Semester II Capai Target, Dorong Aktivitas Ekonomi di Berbagai Daerah

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Dalam upaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah berbagai risiko dan ketidakpastian global, berbagai langkah proaktif dan antisipatif terus ditempuh.

Pada pertengahan tahun 2026 lalu, Pemerintah telah mengumumkan kebijakan Paket Stimulus Ekonomi Untuk Semester II-2026 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, salah satunya yakni kebijakan diskon tarif transportasi untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi domestik.

Bertepatan dengan periode libur sekolah, Pemerintah memberikan insentif dan diskon transportasi berupa diskon 30% harga tiket kereta api pada 20 Juni–5 Juli 2026, diskon 30% tarif dasar kapal Pelni pada 20 Juni–15 Agustus 2026, pembebasan tarif jasa kepelabuhanan ASDP pada 20 Juni–5 Juli 2026, serta pemberian subsidi penuh Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100% untuk tiket pesawat domestik berjadwal kelas ekonomi.

BACA JUGA:PT Astra International Tbk Gerakkan Ekonomi Perempuan Sumba Timur Lewat Kerajinan Tenun Ikat Sumba

“Kebijakan insentif dan diskon transportasi ini dihadirkan untuk mendorong masyarakat agar lebih banyak bepergian selama periode libur sekolah, sehingga aktivitas ekonomi di berbagai daerah juga ikut bergerak. Hingga saat ini, realisasinya berjalan baik dan penyerapan program oleh masyarakat cukup optimal, ini menunjukkan bahwa stimulus mampu memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelas Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto pada Selasa 7 Juli 2026.

Lebih lanjut, realisasi kebijakan diskon tarif kereta api menunjukkan capaian yang optimal. 

Hingga 5 Juli 2026, program ini telah dimanfaatkan oleh 1.303.191 penumpang atau mencapai 110% dari target sebanyak 1.174.624 penumpang. 

BACA JUGA:5,7 Juta Calhaj Antre Panjang, Wamenhaj: Hentikan Perilaku yang Jadikan Jemaah Haji Komoditas Ekonomi

Jumlah tersebut juga meningkat 13% dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 1.152.581 penumpang.

Dengan realisasi anggaran sebesar Rp90,9 miliar, kebijakan ini mencakup 150 perjalanan kereta api reguler dan 26 perjalanan kereta api tambahan, dengan pemberian diskon sebesar 30% untuk seluruh layanan kereta api ekonomi nonpenugasan (non-PSO/nonperintis).

BACA JUGA:Ibu-Ibu PNM Mekaar Ambil Peran Strategis dalam Sensus Ekonomi 2026

Sementara itu, realisasi program diskon tarif angkutan laut masih terus berlangsung seiring periode pelaksanaannya yang akan berakhir pada 15 Agustus 2026 mendatang. 

Hingga 6 Juli 2026, program ini telah dimanfaatkan oleh 481.503 penumpang atau sekitar 69% dari target sebanyak 693.690 penumpang, dengan realisasi anggaran saat ini sebesar Rp46,9 miliar. 

Dengan periode pelaksanaan yang lebih panjang dibandingkan program diskon transportasi lainnya, realisasi program ini diperkirakan akan terus meningkat hingga berakhirnya masa pemberian insentif.

Selanjutnya, realisasi program insentif transportasi penyeberangan juga menunjukkan capaian yang signifikan. 

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polri Terapkan Pasal TPPU, Telusuri Aliran Dana Dugaan Korupsi Batu Bara PLTU
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Kebakaran di Purwakarta, 170.000 Ekor Ayam Terpanggang Kerugian Rp5 Miliar
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Pemerintah Percepat Izin Tiga Proyek Migas Strategis di Jatim dan Jateng
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Fairuz A. Rafiq dan Sonny Septian adu akting di film "Anak-Anak Bambu"
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Bertemu Jusuf Kalla di HUT Bhayangkara, Jokowi: Bicara yang Ringan-ringan Saja
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.