Mesir sempat membuat kejutan dengan unggul dua gol lebih dulu. Namun, pengalaman, kualitas individu, dan mental juara Argentina kembali terlihat ketika Lionel Messi dan kolega mampu membalikkan keadaan pada babak kedua hingga menit-menit akhir pertandingan.
Kemenangan ini memastikan langkah Argentina menuju babak perempat final sekaligus menjaga peluang mereka untuk kembali meraih gelar juara dunia.
Mesir Beri Kejutan, Argentina Gagal Manfaatkan Penalti Messi
Pertandingan berjalan sengit sejak menit pertama. Argentina langsung mengambil inisiatif serangan melalui penguasaan bola dan kombinasi lini tengah yang dipimpin Lionel Messi, Alexis Mac Allister, dan Enzo Fernandez.
Namun, Mesir justru mampu membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-15.
Berawal dari umpan silang Marwan Attia, Yasser Ibrahim berhasil memenangkan duel udara di kotak penalti Argentina. Sundulan jarak dekatnya tidak mampu dihentikan Emiliano Martínez dan membuat Mesir unggul 1-0.
Argentina mendapatkan peluang besar untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-19 setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran pemain Mesir di dalam kotak penalti.
Lionel Messi maju sebagai eksekutor. Namun, tendangan pemain bintang Argentina tersebut berhasil dibaca dengan sempurna oleh kiper Mesir, Mostafa Shobeir.
Argentina terus meningkatkan tekanan. Messi kembali hampir mencetak gol melalui tendangan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-31, tetapi bola hanya membentur tiang gawang.
Meski terus ditekan, Mesir mampu mempertahankan keunggulan hingga babak pertama berakhir.
Serangan Balik Cepat Mesir Buat Argentina Semakin Tertekan
Memasuki babak kedua, Mesir tampil semakin percaya diri. Strategi bertahan rapat dan mengandalkan serangan balik cepat membuat lini belakang Argentina kesulitan.
Hasilnya terlihat pada menit ke-58.
Mohamed Salah memulai sebuah serangan balik cepat dan memberikan umpan matang kepada Mostafa Ziko. Tanpa membuang waktu, Ziko melepaskan tembakan dari jarak dekat yang berhasil menggetarkan gawang Argentina.
Mesir unggul 2-0.
Tertinggal dua gol membuat Lionel Scaloni melakukan perubahan strategi. Argentina memasukkan Lautaro Martinez dan Nicolas Gonzalez untuk meningkatkan agresivitas lini depan.
Pergantian tersebut langsung memberikan pengaruh besar terhadap jalannya pertandingan. Argentina mulai mendominasi permainan dan terus menekan pertahanan Mesir.
Messi Hidupkan Harapan Argentina Lewat Gol Spektakuler
Kebangkitan Argentina akhirnya dimulai pada menit ke-79.
Lionel Messi kembali menunjukkan kualitasnya sebagai pemimpin tim. Ia mengirimkan umpan lambung akurat ke dalam kotak penalti yang berhasil dimanfaatkan Cristian Romero.
Romero memenangkan duel udara dan mencetak gol melalui sundulan jarak dekat.
Skor berubah menjadi 2-1.
Gol tersebut mengubah momentum pertandingan. Argentina semakin percaya diri dan terus mengejar gol penyama kedudukan.
Hanya berselang empat menit, Messi kembali menjadi pusat perhatian.
Pada menit ke-83, Gonzalo Montiel memberikan umpan ke arah kotak penalti. Messi menyambut bola tersebut dengan tendangan voli spektakuler yang menghantam bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang Mesir.
Argentina menyamakan skor menjadi 2-2.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka dan tekanan besar berpindah ke kubu Mesir.
Enzo Fernandez jadi Pahlawan Kemenangan Argentina di Menit Akhir
Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Argentina mendapatkan momen penentu.
Pada menit 90+2, Lautaro Martinez mengirimkan umpan silang berbahaya ke dalam kotak penalti Mesir.
Enzo Fernandez datang dari lini kedua dan berhasil menyelesaikan peluang tersebut dengan tembakan jarak dekat.
Bola masuk ke gawang dan membuat Argentina berbalik unggul 3-2.
Gol tersebut menjadi pukulan berat bagi Mesir yang sebelumnya berada di posisi menguntungkan setelah unggul dua gol.
Argentina Bertahan dari Tekanan Mesir Hingga Peluit Panjang
Mesir masih berusaha mencari gol penyama kedudukan pada masa tambahan waktu.
Wasit Francois Letexier memberikan tambahan waktu hingga 12 menit. Beberapa kartu kuning juga diberikan akibat tensi pertandingan yang meningkat.
Namun, pertahanan Argentina tetap solid hingga akhir laga.
Peluit panjang akhirnya berbunyi pada menit 90+12. Argentina memastikan kemenangan 3-2 atas Mesir dan melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026.
Kemenangan ini menunjukkan karakter juara Argentina. Meski berada dalam situasi sulit, La Albiceleste mampu bangkit melalui kontribusi pemain senior seperti Lionel Messi serta pemain muda seperti Enzo Fernandez.
Susunan Pemain Argentina vs Mesir
Argentina (4-3-3): Emiliano Martínez, Nahuel Molina (Gonzalo Montiel 73'), Cristian Romero (Nicolás Otamendi 90+5'), Lisandro Martínez, Nicolás Tagliafico (Nicolás González 66'), Rodrigo De Paul (Lautaro Martínez 66'), Alexis Mac Allister, Enzo Fernández, Lionel Messi, Julián Álvarez (Facundo Medina 90+5'), Lautaro Martínez.
Mesir (4-3-3): Mostafa Shobeir, Rabia, Yasser Ibrahim, Hassan, Hafez, Marwan Attia, Mohanad Lasheen (Zizo 90+6'), Emam Ashour (Hamdi Fathy 46'), Mostafa Ziko (Omar Marmoush 80'), Mohamed Salah, Haissem Hassan (Trezeguet 73').
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)





