IPO Esa Medika Mandiri, Saham EMMI Melesat 20,21%

bisnis.com
1 hari lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Saham PT Esa Medika Mandiri Tbk. (EMMI) dibuka melesat ke zona hijau pada pencatatan saham perdananya hari ini, Rabu (8/7/2026). Saham EMMI dibuka menguat dengan naik 20,21% ke level Rp565 per saham. 

Adapun, dalam penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO), EMMI menerbitkan sebanyak 522,86 juta saham baru, yang mewakili sekitar 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. 

Dana yang diperoleh dari IPO akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan, melakukan ekspansi fasilitas produksi, serta mendukung kebutuhan modal kerja perseroan.

“Hari ini kami resmi menjadi bagian dari keluarga besar emiten di Bursa Efek Indonesia. Status perusahaan terbuka akan mendorong kami untuk semakin memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi informasi, dan mempercepat langkah kami dalam membangun ekosistem alat kesehatan yang lebih mandiri di Indonesia,” ujar Florian Chris Widjaja, Direktur Utama PT Esa Medika Mandiri Tbk.

Dana hasil IPO EMMI akan difokuskan untuk tiga prioritas utama, yaitu penguatan struktur permodalan, pengembangan fasilitas produksi, dan penambahan modal kerja. Sebagian dana akan digunakan untuk pembayaran sebagian pinjaman bank, sebagian untuk pembangunan gedung pabrik baru di Cikupa, dan sisanya untuk pembelian persediaan serta kebutuhan modal kerja terkait dengan proyek dan pengadaan alat kesehatan.

“Dengan dukungan investor publik, kami akan mempercepat pengembangan kapasitas produksi dalam negeri dan meningkatkan kemampuan kami dalam memenuhi kebutuhan alat kesehatan, baik untuk proyek pemerintah maupun swasta. Fokus kami tetap pada penyediaan produk yang andal, layanan yang responsif, dan solusi yang relevan bagi dunia kesehatan. Hal tersebut sejalan dengan moto perusahaan yang berbunyi, rakyat sehat, negara kuat dan maju,” kata Surya Gunawan Widjaja, Presiden Komisaris PT Esa Medika Mandiri Tbk.

Baca Juga : IPO Esa Medika (EMMI), Porsi Free Float 30%

Ke depannya, EMMI akan melanjutkan strategi pertumbuhan dengan mengembangkan lini produk alat kesehatan produksi lokal, memperluas jaringan distribusi, dan memperkuat kerja sama dengan prinsipal internasional, termasuk mitra strategis yang telah bergabung dalam pengembangan fasilitas produksi di Indonesia.

Sebagai informasi, EMMI berdiri pada tahun 2000. EMMI berfokus pada perdagangan besar alat medis, dengan basis pelanggan utama rumah sakit dan berbagai fasilitas kesehatan di Indonesia.

Perseroan menyediakan solusi peralatan untuk ruang operasi, ICU, dan pusat sterilisasi (CSSD), dilengkapi layanan purnajual dan dukungan teknis.

Operasional Esa Medika didukung oleh kantor pusat di Esa 8 Building, Gading Serpong, Tangerang, Banten, fasilitas produksi, serta jaringan kantor perwakilan dan tim penjualan di berbagai daerah.

Dengan platform distribusi nasional ini, perseroan menargetkan dapat menjangkau lebih banyak rumah sakit dan fasilitas kesehatan, sekaligus memperluas pangsa pasar di segmen alat kesehatan.

---

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pramono Pertimbangkan Tambah 6 Golongan Naik Transjakarta Gratis
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Polda Metro Jaya Dijaga Ketat Pasca Penggeledahan 12 Lokasi Terkait 3 Kasus Korupsi
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Polri Juga Sita Foto Keluarga dari Rumah di Sentul Terkait 3 Kasus Korupsi
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Pemkab Takalar Sukseskan Gerakan Minum MMS Serentak, 27 Ibu Hamil di Bulukunyi Ikut Aksi Rekor MURI
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Nasib Guru Honorer 2026, Diangkat PPPK tapi Apakah Daerah Mampu Bayar?
• 2 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.