Kata TNI Soal Penjagaan Ketat Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Rumah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di kawasan Jalan Radio, Jakarta Selatan, mendapat penjagaan ketat dari personel TNI pada Rabu, 8 Juli 2026.

Penjagaan itu menjadi sorotan karena berlangsung di tengah penggeledahan yang dilakukan penyidik gabungan Kortas Tipidkor Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya di sejumlah lokasi terkait penyidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Baca Juga :
Selain 74 Kg Emas, Uang Nyaris Setengah Triliun Disita dari Rumah di Sentul Terkait 3 Kasus Korupsi yang Diusut Polri
Estetik Saja Tak Cukup, Ini Tips Memilih Material Interior Rumah agar Awet dan Fungsional

Menanggapi hal itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI menegaskan bahwa pengamanan terhadap kediaman Jampidsus dilakukan atas permintaan resmi dari institusi Kejaksaan dan telah melalui mekanisme yang berlaku.

"Terkait pengamanan Jampidsus, benar bahwa pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan institusi kejaksaan dan telah dikoordinasikan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, sebagaimana Perpres Nomor 66 tahun 2025 yang berkaitan dengan perlindungan kepada jaksa dalam melaksanakan tugasnya. Pengamanan itu tidak berkaitan dengan isu lain yang saat ini berkembang," kata Kapuspen TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas, Kamis, 9 Juli 2026.

Kapuspen TNI juga menegaskan, pengamanan tersebut tidak memiliki kaitan dengan rangkaian penggeledahan yang saat ini dilakukan oleh penyidik kepolisian.

"Adapun mengenai informasi adanya penggeledahan oleh Polri terhadap sejumlah lokasi, hal tersebut merupakan proses yang berbeda dan menjadi kewenangan Polri," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, penyidikan gabungan yang dilakukan Kortastipidkor Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dalam sejumlah perkara dugaan korupsi terus berkembang.

Jika sebelumnya penyidik mengungkap penggeledahan di Cafe de'CLAN Signature dan Koin Money Changer di kawasan Cipete, Jakarta Selatan (Jaksel), kini polisi memastikan total ada 12 lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto mengatakan, penggeledahan dilakukan di sejumlah kantor perusahaan hingga rumah pribadi yang tersebar di Jakarta, Tangerang Selatan, dan Bogor.

"Penggeledahan dilakukan di 12 lokasi," kata Budi Hermanto dalam keterangannya, dikutip Kamis, 9 Juli 2026.

Baca Juga :
Polisi Kembali Sita Brankas Tersembunyi Terkait Kasus Korupsi dan TPPU
Polri Tetapkan 7 Tersangka Penembakan Pilot AMA di Yahukimo, Semuanya Masih Buron
Pria Viral Pungli Sopir Truk Pakai Atribut Polisi Ternyata Eks Anggota Polri, Positif Sabu

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tom Holland Cerita Momen Spesial Kasih Tahu Zendaya soal The Odyssey
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Pertamina Gandeng Boeing Jajaki Pengembangan Ekosistem Bioavtur
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Calon Haji Reguler Nunggu 17 Tahun Minta MK Hapus Kuota Haji Khusus
• 6 jam laludetik.com
thumb
Prodia Diagnostic Line Resmi IPO, Lepas 30% Saham di Harga Rp120
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kasus Korupsi Batu Bara Picu Blackout, ISESS Dukung Kortas Tipikor Polri Usut Tuntas
• 9 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.