TABLOIDBINTANG.COM - Givri Taj membagikan pengalamannya menjalani sejumlah prosedur bedah estetika di Hospitals Beauty Medika Vietnam. Keputusan tersebut diambil setelah ia melahirkan lebih dari satu kali, yang membuat kondisi kulit di area perut mengalami perubahan.
"Jadi karena kulit bergelambir di perut itu pasti ada, jadi aku perbaiki biar bagus lagi. Kalau wajah aku OP bagian kelopak mata untuk diperbaiki biar lebih simetris karena kelopak mata aku kiri kanan tinggi sebelah," ujarnya.
Tak hanya menjalani tummy tuck, Givri juga melakukan sedot lemak di beberapa bagian tubuh, mulai dari lengan, punggung, perut, hingga ketiak. Lemak hasil sedot lemak kemudian dipindahkan ke area bokong dan payudara.
Menurut Givri, kepuasannya terhadap hasil operasi menjadi alasan utama menerima tawaran sebagai brand ambassador Hospitals Beauty Medika Vietnam.
"Saya terima tawarannya karena saya sudah buktikan sendiri hasil operasi dengan dr Richad sangat memuaskan. Sebelumnya saya hanya seorang pasien biasa yang memang datang untuk tindakan. Ternyata dr Richad cari tau tentang saya lalu minta saya jd BA-nya," katanya.
Ia menegaskan hasil yang didapat sesuai dengan harapannya sehingga tidak ragu menjalin kerja sama dengan rumah sakit tersebut.
"Saya sangat puas dengan hasilnya makanya saya berani untuk terima kerjasama ini," imbuh penyanyi jebolan Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2006 itu.
Givri juga menjelaskan alasannya lebih memilih menjalani operasi di Vietnam dibandingkan di Indonesia. Menurutnya, prosedur bedah estetika di Vietnam sudah menjadi hal yang umum sehingga pengalaman tenaga medis dinilai lebih banyak.
"Karena di Indonesia OP itu masih di anggap hal yang melanggar agama dan hal yang tabu untuk dilakukan, sementara di Vietnam OP itu sudah seperti kebutuhan. Otomatis pengalamannya jauh lebih banyak di banding Indonesia baik itu dari obat obatannya ataupun skil dari dokternya," jelasnya
Untuk saat ini, Givri mengaku sudah puas dengan hasil perubahan pada tubuhnya. Ia hanya memilih operasi pada kelopak mata untuk memperbaiki bentuk yang tidak simetris, bukan mengubah keseluruhan wajah.
"Untuk saat ini OP yang saya pilih untuk bagian wajah hanya untuk memperbaiki saja bukan untuk merubah wajah saya, contoh kenapa saya operasi kelopak mata, ya karena kelopak mata saya kira dan kanannya tidak sama tinggi, jadi saya OP supaya lebih simetris. Selebihnya wajahnya masih original, tapi tidak menutup kemungkinan kalau suatu hari saya OP hidung atau area wajah yang lain yang bisa merubah wajah saya yah," tutupnya.



