Tolak kesepakatan Lebanon-Israel, Hizbullah pastikan tetap berperang

antaranews.com
8 jam lalu
Cover Berita
Beirut (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem mengatakan bahwa kelompok tersebut akan tetap "berada di lapangan" untuk menghadapi Israel, dan menolak perjanjian kerangka kerja yang ditengahi AS antara Lebanon dan Israel.

Dalam pernyataan yang disiarkan melalui saluran televisi milik Hizbullah, Al-Manar, Rabu, Qassem menyebutkan Hizbullah telah menggagalkan berbagai upaya yang ingin melenyapkan apa yang disebut kelompok itu sebagai "perlawanan", dan bahwa Israel "tidak akan mendapatkan stabilitas hingga pembebasan tercapai".

Menyebut kesepakatan kerangka kerja itu sebagai "tidak sah" dan "tidak konstitusional", Qassem mengatakan bahwa negosiasi tersebut melanggar prinsip-prinsip konstitusional dan hukum Lebanon.

Dia mengatakan kesepakatan itu "tidak akan berhasil" dan otoritas Lebanon tidak akan mampu mengimplementasikan ketentuan apa pun di dalamnya.

Pada 26 Juni, Lebanon dan Israel menandatangani kesepakatan kerangka kerja yang dimediasi oleh AS di Washington dengan tujuan mengakhiri permusuhan di sepanjang perbatasan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenag Yogya Gencarkan Edukasi Wakaf Uang: Berpotensi Dukung Kemaslahatan Umat
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Tantang Bahlil Wujudkan Proyek PLTS 100 GW dalam Dua Tahun
• 55 menit lalukatadata.co.id
thumb
Kuasa Hukum Ragukan Pasal yang Divoniskan ke Nikita Mirzani, Ini Alasannya
• 2 jam lalucumicumi.com
thumb
Hal-hal yang Masih Didalami KPK Terkait Amplop Bupati Kuansing ke Menhut
• 28 detik lalukompas.com
thumb
3 Pekerja Proyek Pipa Air Tewas di Gorong-gorong Jaktim, Diduga Kekurangan Oksigen
• 6 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.