Maroko Tanpa Ismael Saibari, Opta Prediksi Prancis Menang 60,9 Persen

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Harapan Maroko menembus semifinal mendapat cobaan besar. Ismael Saibari dipastikan belum siap tampil menghadapi Prancis pada perempat final Piala Dunia 2026.

Di saat Singa Atlas kehilangan mesin serangan, statistik justru semakin memihak Les Bleus. Namun, sejarah turnamen menunjukkan Maroko berkali-kali mampu mematahkan prediksi.

Absennya Ismael Saibari menjadi kabar kurang menyenangkan bagi Maroko jelang duel menghadapi Prancis pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Penyerang yang sedang tampil tajam itu dipastikan belum bisa dimainkan setelah belum pulih sepenuhnya dari cedera memar paha yang dialaminya ketika menghadapi Kanada di babak 16 besar.

Pelatih Mohamed Ouahbi menegaskan tim medis memang telah memastikan cedera Saibari tidak tergolong berat. Meski demikian, ia tidak ingin mengambil risiko memainkan pemain yang belum berada dalam kondisi terbaik.

“Kami hanya akan menurunkan pemain yang benar-benar berada dalam kondisi 100 persen,” tegas Ouahbi.

Keputusan tersebut menjadi kehilangan besar bagi Singa Atlas. Sejak digeser lebih ke depan oleh Ouahbi, Saibari berkembang menjadi salah satu penyerang paling produktif sepanjang turnamen.

Pemain berusia 25 tahun itu selalu mencetak gol dalam tiga pertandingan fase grup, sekaligus mengukir sejarah sebagai pemain Afrika pertama yang mampu mencetak gol pada setiap laga fase grup Piala Dunia.

Ketajamannya sebenarnya sudah terlihat sejak musim lalu bersama PSV. Ia membukukan 15 gol serta delapan assist sebelum akhirnya direkrut Bayern Munchen dengan nilai transfer sekitar 55 juta euro, yang juga menjadi rekor penjualan tertinggi sepanjang sejarah PSV.

Opta Menempatkan Prancis sebagai Favorit

Walaupun Maroko tampil impresif sepanjang turnamen, simulasi statistik masih mengunggulkan Prancis untuk melangkah ke semifinal.

Berdasarkan 25.000 simulasi yang dilakukan Opta Supercomputer melalui The Analyst, Les Bleus memiliki peluang menang dalam waktu normal sebesar 60,9 persen.

Sementara itu, kemungkinan Maroko meraih kemenangan berada di angka 16,9 persen. Adapun peluang pertandingan berakhir imbang selama 90 menit mencapai 22,2 persen.

Angka tersebut memperlihatkan Prancis memang lebih dijagokan. Namun, peluang pertandingan berlangsung ketat tetap terbuka lebar.

Bursa Taruhan Sepakat Mengunggulkan Les Bleus

Prediksi Opta selaras dengan penilaian sejumlah operator taruhan internasional.

FanDuel, DraftKings, hingga Unibet sama-sama menempatkan Prancis sebagai favorit untuk mengamankan tiket semifinal dalam waktu normal.

Kepercayaan itu tidak lepas dari kualitas skuad Didier Deschamps yang dihuni pemain-pemain elite dunia seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, William Saliba, Mike Maignan, hingga Michael Olise.

Meski demikian, Reuters menilai Maroko justru menjadi lawan paling berat yang akan dihadapi Prancis selama turnamen ini.

Tim asal Afrika tersebut dikenal memiliki organisasi permainan yang sangat disiplin, pertahanan rapat, serta kemampuan melancarkan serangan balik cepat yang mampu menghukum kesalahan sekecil apa pun.

Karakter permainan seperti itu diperkirakan membuat duel berlangsung lebih sengit dibanding prediksi statistik.

Perjalanan Kedua Tim Menuju Perempat Final

Prancis tiba di babak delapan besar setelah menundukkan Paraguay dengan skor 1-0. Sebelumnya, Les Bleus juga tampil meyakinkan saat mengalahkan Swedia 3-0.

Reuters menilai perjalanan Prancis menuju perempat final belum benar-benar mendapat lawan dengan tingkat kesulitan tinggi. Sebaliknya, Maroko justru tampil mengejutkan sepanjang kompetisi.

Mereka lolos dari grup yang dihuni Brasil, Skotlandia, dan Haiti tanpa sekalipun menelan kekalahan sebelum mengalahkan Kanada 3-0 pada babak 16 besar.

Menurut Reuters, Maroko kini tidak lagi pantas disebut sebagai tim kejutan. Mereka sudah berkembang menjadi salah satu kandidat serius berkat keseimbangan permainan, disiplin bertahan, dan efektivitas saat melakukan transisi menyerang.

The Analyst juga mencatat hanya dua tim Afrika yang mampu melewati lima pertandingan awal Piala Dunia tanpa kalah. Menariknya, kedua catatan tersebut sama-sama dibukukan Maroko, yakni pada edisi 2022 dan 2026.

Sementara itu, laga melawan Maroko juga menjadi pertandingan ke-25 Didier Deschamps sebagai pelatih di Piala Dunia. Jumlah tersebut menyamai rekor Helmut Schon sebagai pelatih dengan penampilan terbanyak di ajang tersebut.

Kondisi Terkini Kedua Tim

Prancis masih memantau perkembangan kondisi Aurelien Tchouameni yang belum pulih dari cedera otot adduktor. Di sisi lain, Marcus Thuram sudah kembali menjalani latihan bersama tim dan berpeluang masuk dalam daftar pemain untuk pertandingan ini.

Maroko juga dibayangi persoalan kebugaran menyusul absennya Ismael Saibari. Meski kehilangan salah satu pemain terbaiknya, lini belakang Singa Atlas tetap menjadi kekuatan utama berkat duet Issa Diop dan Chadi Riad.

Sorotan juga tertuju kepada Diop. Bek berusia 29 tahun itu lahir di Prancis, tetapi kini memilih memperkuat Maroko.

Reuters menyebut Diop bakal menjalani pertandingan penuh emosi karena harus berhadapan langsung dengan Kylian Mbappe setelah sebelumnya sempat menolak membela Maroko.

Rekor Pertemuan

Secara keseluruhan, Prancis masih unggul dalam rekor pertemuan melawan Maroko.

Dari enam laga sebelumnya, Les Bleus membukukan tiga kemenangan. Dua pertandingan lainnya berakhir imbang. Sementara Maroko hanya sekali menang, yakni melalui adu penalti.

Pertemuan paling dikenang terjadi pada semifinal Piala Dunia 2022 ketika Prancis menaklukkan Maroko dengan skor 2-0 sebelum akhirnya melaju ke partai final.

Mengapa Prancis Lebih Difavoritkan?

Ada beberapa faktor yang membuat mayoritas pengamat menjagokan Les Bleus.

Kualitas individu menjadi alasan utama. Hampir di setiap lini, Prancis memiliki pemain berkelas dunia yang terbiasa tampil di pertandingan besar.

Selain itu, pengalaman Didier Deschamps menangani laga bertekanan tinggi menjadi nilai tambah yang sulit ditandingi.

Produktivitas lini depan juga menjadi senjata utama. Prancis mampu menciptakan peluang melalui berbagai pola serangan, baik dari permainan terbuka maupun transisi cepat.

Namun Reuters mengingatkan bahwa Maroko bukan lawan yang mudah ditembus.

Disiplin bertahan serta efektivitas serangan balik membuat Singa Atlas berpotensi memberikan ujian sesungguhnya bagi salah satu kandidat juara dunia tersebut.

Prediksi Skor

Secara statistik, Prancis memang memiliki peluang terbesar untuk lolos ke semifinal.

Probabilitas kemenangan sebesar 60,9 persen dari simulasi Opta memperlihatkan Les Bleus berada di posisi yang lebih menguntungkan.

Meski begitu, perjalanan Maroko sepanjang turnamen menunjukkan mereka mampu menandingi tim-tim papan atas dunia.

Apabila Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele mampu memaksimalkan ruang di sisi sayap, peluang Prancis meraih kemenangan akan semakin besar.

Sebaliknya, jika organisasi pertahanan Maroko kembali tampil sekuat saat menyingkirkan Kanada, pertandingan diprediksi berlangsung hingga menit-menit akhir.

Prediksi skor: Prancis 2-1 Maroko.

Apa pun hasil akhirnya, laga ini diperkirakan menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada babak perempat final karena mempertemukan salah satu favorit juara melawan tim Afrika paling konsisten dalam dua edisi Piala Dunia terakhir.

Mbappe Kecam Pernyataan Senator Paraguay

Menjelang pertandingan tersebut, Kylian Mbappe juga menjadi sorotan akibat polemik di luar lapangan. Kapten Prancis itu melontarkan kritik keras kepada senator Paraguay, Celeste Amarilla, setelah politikus tersebut mengunggah pernyataan bernada rasial melalui media sosial X.

Amarilla menyebut Mbappe sebagai “seorang Kamerun terjajah, yang mati-matian ingin diakui sebagai seorang Prancis.”

Mbappe kemudian membalas melalui akun X miliknya. “Ibu Celeste Amarilla, Anda adalah seorang perempuan hina yang tidak layak menduduki jabatan Anda,” tulis Mbappe.

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) turut mengecam pernyataan tersebut. FFF menyebut komentar Amarilla sebagai tindakan yang “mengerikan dan tidak bisa diterima” serta memastikan akan menempuh jalur hukum.

“Pernyataan ini membuat malu mereka yang melontarkan dan menyebarkannya. Pemain tim nasional Prancis adalah wakil Prancis, ini negara kami yang dihina,” tulis FFF.

Prediksi Susunan Pemain

Prancis (4-2-3-1):

Mike Maignan; Jules Kounde, Ibrahima Konate, William Saliba, Theo Hernandez; N’Golo Kante, Adrien Rabiot; Michael Olise, Ousmane Dembele, Bradley Barcola; Kylian Mbappe.

Maroko (4-3-3):

Yassine Bounou; Achraf Hakimi, Issa Diop, Chadi Riad, Noussair Mazraoui; Sofyan Amrabat, Azzedine Ounahi, Bilal El Khannouss; Brahim Diaz, Soufiane Rahimi, Ayoub El Kaabi.

Jadwal Prancis vs Maroko

Prancis vs Maroko

Jumat, 10 Juli 2026

Kick-off 03.00 WIB / 04.00 WITA

Boston Stadium, Amerika Serikat


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cara Cek Penerima BPNT dan Program Sembako Juli 2026, Gunakan NIK di cekbansos.kemensos.go.id
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
KPK Sita Rp 167 Juta, Diduga dari Amplop yang Dikembalikan Menhut
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Sidang Dokter Tifa Kembali Digelar, Ini Agendanya
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Menanti Bukti Reformasi Bursa Efek Indonesia
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Klinik Utama Wirahusada Hadirkan Promo Juli 2026, Medical Check Up hingga Scaling Gigi
• 10 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.