Bisnis.com, BANDUNG - Ratusan pelajar SMA/sederajat memadati Ballroom Pullman Bandung, Kamis (9/7/2026), untuk mengikuti Selangor Medical Tourism and Education Expo yang digelar dalam rangkaian Selangor International Business Summit (SIBS)@Asean 2026.
Sejak pagi, para pelajar terlihat antusias mengunjungi puluhan stan perguruan tinggi, rumah sakit, dan penyedia layanan kesehatan asal Malaysia.
Mereka aktif berdiskusi dengan perwakilan institusi pendidikan maupun tenaga kesehatan untuk memperoleh informasi mengenai peluang melanjutkan studi hingga layanan wisata medis di Negeri Jiran.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah stan dipadati pengunjung yang ingin mengetahui persyaratan kuliah, program beasiswa, hingga berbagai program unggulan kampus-kampus Malaysia.
Di sisi lain, stan layanan kesehatan juga menarik perhatian pengunjung yang ingin mengenal fasilitas dan teknologi medis yang ditawarkan rumah sakit di Selangor.
Pameran ini menjadi salah satu agenda utama SIBS@ASEAN 2026 yang mempertemukan sektor pendidikan, kesehatan, investasi, dan bisnis antara Malaysia dan Indonesia.
Baca Juga
- Jabar Bidik Investasi Baru dari Malaysia Lewat SIBS Asean 2026
- Bandung Bidik Bonus Demografi, Ribuan Warga Dibekali Kompetensi
- Sensus Ekonomi 2026 Jadi Momentum Mengukur Daya Tahan UMKM Garut
Kegiatan tersebut berlangsung di Pullman Bandung Grand Central pada 9-10 Juli 2026 dan terbuka untuk masyarakat.
Selain menghadirkan perguruan tinggi dan rumah sakit, pameran juga menjadi wadah memperkenalkan Selangor sebagai destinasi pendidikan internasional sekaligus tujuan wisata medis bagi masyarakat Indonesia.
Tercatat sekitar 30 institusi pendidikan dan penyedia layanan kesehatan berpartisipasi dalam expo tersebut. Mira, salah satu pelajar SMA di Bandung mengaku antusias mengikuti expo ini. Terlebih tahun depan dia berencana kuliah di luar negeri.
"Lagi cari info aja, pilihannya banyak, masih tanya-tanya sih belum memutuskan," katanya kepada Bisnis.
Rio, pelajar lainnya mengaku tertarik kuliah di Malaysia. Pertimbangan biaya hidup dan kuliah lebih murah jadi pemikatnya.
"Berkualitas, terus di Malaysia jauh lebih murah dibanding Singapura," katanya.
Tingginya minat pelajar menunjukkan besarnya ketertarikan generasi muda Jawa Barat terhadap peluang pendidikan internasional.
Selama pameran berlangsung, pengunjung dapat berkonsultasi langsung dengan perwakilan kampus maupun rumah sakit mengenai program studi, proses pendaftaran, hingga layanan kesehatan yang tersedia di Selangor.
Penyelenggaraan expo ini diharapkan semakin memperkuat hubungan kerja sama antara Jawa Barat dan Selangor, tidak hanya di bidang perdagangan dan investasi, tetapi juga pendidikan dan kesehatan.
Pameran pendidikan tersebut menghadirkan sedikitnya 14 perguruan tinggi asal Malaysia. Di antaranya Taylor's University, Universiti Teknologi Petronas (UTP), Universiti Kuala Lumpur (UniKL), Universiti Selangor (UNISEL), Universiti Utara Malaysia (UUM), UCSI University Spring Hills Campus, Universiti Tenaga Nasional (UNITEN), Universiti Islam Selangor.
Kemudian, Universiti Poly-Tech MARA (UPTM), Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR), Universiti MAIWP, MDIS Malaysia International College, Kolej Uniti, serta East West International College.
Kehadiran berbagai perguruan tinggi tersebut dimanfaatkan para pelajar untuk menggali informasi mengenai program studi, biaya kuliah, beasiswa, hingga peluang karier setelah lulus.
Tak sedikit siswa dan orang tua yang terlihat berdiskusi langsung dengan perwakilan kampus dan membawa pulang brosur sebagai bahan pertimbangan untuk melanjutkan pendidikan ke Malaysia.





