Bank Jago Hadirkan Fitur Rapor Kredit, Bantu Nasabah Pantau Kondisi Kredit

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

PT Bank Jago Tbk hadirkan fitur Rapor Kredit sebagai wujud komitmen dalam menerapkan prinsip pembiayaan yang bertanggung jawab atau responsible lending.

Head of Sustainability & Digital Lending Bank Jago, Andy Djiwandono, mengatakan melalui fitur tersebut debitur dapat melihat informasi mengenai kondisi kreditnya dengan lebih mudah, jelas, dan transparan langsung melalui Aplikasi Jago.

“Rapor kreditnya bener-bener membantu debitur Bank Jago untuk bisa bener-bener memahami rapor kredit mereka, situasi pinjaman mereka, dan mereka bisa mengambil keputusan yang tepat apakah keputusan dalam pembayaran pinjaman maupun keputusan untuk mengambil pinjaman baru,” kata Andy dalam Forum Jurnalis Jagoan di Byblos Bistro, Jakarta, Kamis (9/7).

Andy menyatakan pengelolaan pinjaman merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun kesehatan finansial. Menurutnya, kesehatan finansial tidak hanya ditentukan oleh kemampuan merencanakan keuangan, mengatur pengeluaran, dan menabung, tetapi juga oleh kemampuan mengelola utang secara bijak.

“Karena saya yakin sekali ini sesuatu yang penting ya untuk masyarakat Indonesia, ya, untuk bisa punya awareness dan understanding mengenai rapor kredit,” lanjut Andy.

Lebih lanjut, And menuturkan Rapor Kredit dirancang untuk memberikan transparansi mengenai riwayat kredit masing-masing debitur. Dengan fitur tersebut, setiap debitur dapat mengetahui kondisi kreditnya, termasuk daftar pinjaman yang dimiliki serta status masing-masing pinjaman.

“Akses pembiayaan yang mudah perlu diimbangi dengan pemahaman yang baik mengenai kondisi finansial pribadi. Melalui Rapor Kredit, kami berharap debitur mengambil pinjaman dengan lebih bijak, terukur sesuai kemampuan finansialnya,” sebut Andy.

Bank Jago mencatat, berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat literasi masyarakat terhadap produk pembiayaan perbankan mencapai 65,5 persen.

Sementara itu, pemahaman mengenai lembaga pembiayaan nonbank, layanan fintech lending, dan lembaga keuangan mikro masih tergolong lebih rendah, masing-masing sebesar 44,7 persen, 24,9 persen, dan 9,8 persen.

Andy pun menambahkan, Bank Jago menghadirkan fitur Rapor Kredit ini memungkinkan debitur mengakses riwayat kredit dari Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK secara langsung melalui Aplikasi Jago. Melalui fitur baru, debitur dapat mengetahui status pinjaman sekaligus memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi kredit mereka.

“Bagi nasabah yang masih memiliki ruang untuk memperbaiki kesehatan kreditnya, tersedia juga tips dan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas kredit secara bertahap,” tutur Andy.

Selain menyajikan riwayat dan status kredit, Rapor Kredit juga dilengkapi fitur Credit Health Tips yang berisi artikel edukatif serta rekomendasi yang dipersonalisasi sesuai dengan profil kesehatan kredit masing-masing debitur. Fitur tersebut diharapkan dapat membantu nasabah mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ahli Kunci Bongkar Brankas Rahasia di Bogor Sebut Sistemnya Canggih dengan Baja 2 Lapis dan Harga Rp20 Jutaan
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Foto: Dulu Terbengkalai, Kampung Bayam Madani Manfaatkan Lahan Jadi Hasil Panen
• 6 menit lalukumparan.com
thumb
Perluas akses berobat warga, Pram apresiasi Mayapada Hospital Jaktim
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Dokter Tifa Selesai Jalani Sidang Eksepsi, Jadwal Persidangan Selanjutnya 16 Juli 2026
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Sinergi BPJS Kesehatan dan KPK, Perkuat Tata Kelola JKN
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.