REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tren belanja perlengkapan sekolah menjelang tahun ajaran baru mengalami pergeseran. Selain mempertimbangkan kualitas dan harga, pelajar kini semakin menyukai buku tulis dan alat tulis dengan desain sampul yang menampilkan karakter atau budaya populer.
Direktur Kiky Stationery (PT Solo Murni), Rio Haryanto, mengatakan desain produk menjadi salah satu pertimbangan utama konsumen, terutama kalangan pelajar. Menurut dia, buku tulis tidak lagi dipandang hanya sebagai perlengkapan belajar, tetapi juga menjadi media untuk mengekspresikan minat dan karakter.
Baca Juga
Pedagang Seragam Sekolah di Pasar Kosambi Bandung Kebanjiran Pembeli
Astra Tuntaskan Renovasi 16 Sekolah di Rote Ndao, SDN Oefoe Kini Terakreditasi A
Isi Liburan Sekolah, Mal Taman Anggrek Sediakan Ragam Aktivitas Kreatif Anak
"Konsumen pelajar saat ini semakin menyukai sampul buku tulis dengan tampilan yang ekspresif dan penuh karakter. Mereka menginginkan produk sekolah yang tidak hanya fungsional, tetapi juga relevan dengan budaya populer yang mereka sukai," ujar Rio dalam keterangan tertulis, Kamis (9/7/2026).
Untuk menjawab tren tersebut, Kiky menghadirkan berbagai inovasi desain, termasuk melalui kolaborasi resmi dengan serial anime One Piece. Karakter seperti Luffy, Zoro, dan Sanji dihadirkan pada sampul buku tulis edisi khusus yang menyasar kalangan pelajar.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Momentum menjelang masuk sekolah juga menjadi periode penting bagi industri alat tulis. Berdasarkan data MR.D.I.Y. Indonesia, penjualan produk Kiky di jaringan tokonya pada Juni-Juli 2025 mencatat pertumbuhan dua digit dibandingkan rata-rata penjualan pada bulan-bulan lainnya.
Direktur dan Vice President Retail Management MR.D.I.Y. Indonesia, Hendra Kurniawan, mengatakan meningkatnya minat terhadap buku dan alat tulis berdesain menarik menunjukkan perubahan preferensi konsumen. "Momentum ini menunjukkan bahwa pelanggan semakin mengapresiasi produk yang memberikan nilai tambah, termasuk melalui desain yang relevan dengan minat mereka," kata Hendra.
Pengamat pemasaran menilai fenomena tersebut mencerminkan perubahan perilaku konsumen generasi muda yang semakin memperhatikan unsur personalisasi dalam memilih produk sehari-hari. Desain yang menarik dinilai dapat meningkatkan minat pelajar untuk menggunakan perlengkapan sekolah sekaligus menjadi bagian dari identitas mereka.
Di sisi lain, produsen alat tulis juga dituntut terus berinovasi agar tetap relevan di tengah perubahan selera pasar. Selain menghadirkan desain baru, inovasi dilakukan melalui pengembangan varian produk dan kemasan yang lebih menarik.
Kiky yang telah hadir di Indonesia selama lebih dari lima dekade juga terus memperluas distribusi produknya melalui kerja sama dengan berbagai jaringan ritel modern. Salah satunya melalui kemitraan dengan MR.D.I.Y. Indonesia yang telah berlangsung sejak 2017.
Kolaborasi tersebut dinilai membantu memperluas akses masyarakat terhadap perlengkapan sekolah, termasuk di daerah yang sebelumnya memiliki pilihan alat tulis yang lebih terbatas. Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, kebutuhan buku tulis, alat gambar, hingga perlengkapan sekolah lainnya diperkirakan kembali meningkat seiring dimulainya aktivitas belajar mengajar di berbagai daerah.