JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Halte Swadarma Paragon Corporation di kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (9/7/2026).
Halte di Koridor 13 Transjakarta itu merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), dan Paragon Corporation melalui skema kerja sama dengan pihak swasta.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, halte tersebut kini memiliki tampilan baru dengan nama Swadarma Paragon Corporation.
Baca juga: Pramono: Seleksi Padat Karya Harus Bebas Orang Dalam, Keputusan Akhir dari Kadis
Bangunannya didominasi ornamen kayu pada bagian luar sehingga terlihat lebih modern.
Halte ini juga dilengkapi lift untuk memudahkan penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, dan pengguna berkebutuhan khusus mengakses peron yang berada di jalur layang.
Selain itu, tersedia jalur pemandu (guiding block) bagi penyandang tunanetra, papan informasi digital, area tunggu, serta pintu otomatis menuju bus Transjakarta.
Pramono mengatakan, kolaborasi dengan dunia usaha menjadi salah satu cara untuk mempercepat pembangunan fasilitas publik di Jakarta.
Baca juga: Jika Nobar Final Piala Dunia Digelar di JIS, Pramono Janji KRL dan Transjakarta Disiapkan
"Hari ini Pemerintah DKI Jakarta bersama dengan Paragon meresmikan Halte Swadarma Paragon Corporation. Saya sudah melihat sendiri, haltenya dibuatkan lift dan lift-nya dibuat customized karena kondisinya memang khusus," kata Pramono.
Menurut dia, Jakarta tidak bisa dibangun hanya mengandalkan anggaran pemerintah.
Karena itu, Pemprov DKI membuka peluang kerja sama dengan sektor swasta melalui skema pembiayaan kreatif (creative financing).
"Mudah-mudahan bentuk kerja sama seperti ini menggambarkan bahwa Jakarta ini tidak bisa dibangun sendirian oleh Pemerintah DKI Jakarta. Kita melakukan creative financing bekerja sama dengan swasta, salah satunya hari ini dengan Paragon," ujar Pramono.
Baca juga: Pramono Ingin 5.000 Anak Ikut Khitanan Massal pada HUT 5 Abad Jakarta
Ia menilai kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa fasilitas publik yang dibangun bersama pihak swasta dapat dikelola dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kerja sama antara Transjakarta dengan Paragon untuk membuat Halte Swadarma Paragon Corporation ini mudah-mudahan menjadi inspirasi di tempat yang lain karena menurut saya ini baik sekali," ucap Pramono.
Pramono menambahkan, Pemprov DKI masih membuka peluang kerja sama serupa untuk pengembangan halte Transjakarta lainnya.
"Masih ada enam tempat yang akan kita minta untuk bisa dikerjasamakan," katanya.
Baca juga: Hukuman Tambahan dari Pramono untuk Rayap Besi di Jakarta
Ia berharap semakin banyak perusahaan yang berpartisipasi dalam pembangunan fasilitas publik di Jakarta sehingga pelayanan kepada masyarakat terus meningkat.
Sementara itu, Group CEO ParagonCorp Harman Subakat mengatakan, pembangunan Halte Swadarma Paragon Corporation merupakan bentuk kolaborasi perusahaan dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada pembangunan halte, tetapi juga dapat diperluas ke berbagai program lain yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Mudah-mudahan ini menjadi cerita bersama yang lebih besar lagi dan lebih banyak lagi, bermanfaat bukan hanya di Jakarta, tetapi juga di seluruh Indonesia," ujar dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




