Grid. ID - Kronologi narapidana di Lapas Madiun kabur hingga sembunyi di kolong truk. Kini pelariannya berakhir usai ditangkap oleh tim gabungan.
Seorang narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun berinisial Y dikabarkan kabur pada Rabu (1/7/2026). Namun pelariannya itu tak berlangsung lama.
Sebab, warga Surabaya yang terjerat kasus penipuan tersebut berhasil ditangkap kembali. Lantas bagaimana kronologinya?
Kronologi
Diketahui, Y kabur memanfaatkan kelalaian petugas dengan cara bersembunyi di bawah kolong truk boks. Saat itu truk tersebut mengangkut logistik beras memasok bahan pangan ke dalam lapas.
Aksi Y sempat terekam kamera CCTV saat truk melintasi pintu keluar. Namun petugas Lapas Madiun baru menyadari hilangnya pelaku saat menggelar apel sore.
Peristiwa tersebut membuat geger pihak internal lapas. Staf Pengamanan dan Kepatuhan Internal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Timur, Hendra, membenarkan modus operandi yang digunakan warga binaan tersebut.
"Warga binaan tersebut sudah tertangkap semalam. Ia melarikan diri lewat kolong truk logistik pengiriman beras," ujar Hendra, dikutip dari Kompas.com.
Dengan berpegangan erat di kolong truk, Y berhasil melewati gerbang pemeriksaan petugas Pintu Utama (P2U) tanpa terdeteksi sama sekali. Atas kelalaian yang terjadi, Koordinator Humas Lapas Kelas I Madiun, Ariya Juni Pratama menyampaikan permohonan maaf.
"Mohon maaf teman-teman media dan juga masyarakat atas kejadian ini. Karena kelalaian dari rekan-rekan petugas," ujar Ariya.
"Dengan kejadian itu, kemarin dari tim kantor wilayah juga sudah turun melakukan pemeriksaan. Sudah dilakukan tindakan, sudah dilakukan pemeriksaan, tinggal menunggu hasilnya," lanjutnya.
Dilansir dari Tribun Jatim, setelah hampir sepekan menjadi buronan, Y berhasil diamankan kembali pada Selasa (7/7/2026). Ia diamankan di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah oleh tim gabungan.
Kronologi narapidana di Lapas Madiun kabur hingga sembunyi di kolong truk memanfaatkan kelalaian petugas dengan sembunyi di bawah kolong truk. Kini pelariannya berakhir usai ditangkap oleh petugas gabungan. (*)
Artikel Asli



