Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mendatangi Jembatan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada Rabu (8/7). Jembatan itu dibangun dari uang patungan warga dengan nilai Rp 1 miliar.
Dalam kunjungan itu, Dody mengatakan, agenda ke Amerika Serikat dibatalkan dan dirinya memilih berada di Aceh untuk memastikan penanganan infrastruktur berjalan cepat.
"Saya lebih memilih ke Enang-Enang," kata Dody kepada wartawan usai meninjau lokasi.
Dody kemudian mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang secara swadaya berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp 1 miliar untuk memperbaiki Jembatan Enang-Enang sehingga kembali dapat dilintasi kendaraan ringan.
Menurutnya, kepedulian warga menjadi contoh kolaborasi yang perlu didukung pemerintah melalui penanganan yang memenuhi standar teknis dan keselamatan.
Kementerian PU selanjutnya akan memperkuat struktur bawah jembatan dengan memasang tiang penahan, melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi tanah yang masih labil, serta mengevaluasi operasional jembatan secara berkelanjutan. Apabila kondisi dinilai membahayakan, akses jembatan akan ditutup sementara demi keselamatan masyarakat.
Selain penanganan darurat, pemerintah melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh juga menyiapkan pembangunan dua jembatan baru serta pelebaran Jalan Werlah sebagai jalur alternatif untuk memperkuat konektivitas antara Bener Meriah dan Aceh Tengah.
Langkah tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang agar mobilitas masyarakat tidak lagi terganggu ketika terjadi bencana maupun kerusakan infrastruktur.





