Habib Syakur: Pengungkapan 3,37 Ton Ganja Bukti Negara Hadir Lawan Narkoba

jpnn.com
10 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, SURABAYA - Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi mengapresiasi Badan Narkotika Nasional, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Jawa Timur dalam menggagalkan penyelundupan 3,37 ton ganja asal Thailand senilai sekitar Rp4,5 triliun.

"Pengungkapan kasus narkotika berskala besar tersebut menjadi kado penting bagi bangsa Indonesia dalam momentum Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) dan Hari Bhayangkara ke-80," kata Habib Syakur dalam keterangan resminya, Kamis (9/7).

BACA JUGA: TNI Bantah Prajurit Datangi Markas Polda Metro, Sebut Ada Upaya Provokasi

Menurutnya, keberhasilan operasi gabungan itu membuktikan bahwa sinergi antarlembaga penegak hukum mampu memberikan perlindungan nyata kepada masyarakat dari ancaman narkoba lintas negara yang semakin terorganisasi.

“Keberhasilan ini merupakan kado besar bagi peringatan Hari Anti Narkotika Internasional sekaligus Hari Bhayangkara ke-80. Ini menunjukkan bahwa negara hadir dan tidak pernah berhenti melindungi masyarakat dari ancaman narkotika yang dapat merusak masa depan bangsa,” ujar Habib Syakur.

BACA JUGA: Polda Riau Sudah Kembalikan Berkas Kasus PT Musim Mas ke Kejati

Dia mengatakan pengungkapan 3,37 ton ganja tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh aparat penegak hukum untuk terus memperkuat koordinasi dalam menghadapi jaringan narkotika internasional. Sebab, sindikat narkoba terus mengembangkan modus baru untuk menyelundupkan dan mengedarkan barang terlarang.

Habib Syakur juga menyoroti dugaan rencana pengolahan ganja menjadi cairan rokok elektrik atau vape. Menurutnya, jika modus tersebut benar digunakan, maka hal itu menjadi peringatan serius bahwa sindikat narkotika berupaya menyasar kalangan muda melalui tren yang sedang berkembang.

BACA JUGA: Wanita Korban Pencurian Modus Ganjal ATM Berteriak, 2 Pelaku Ditangkap Warga

“Perang melawan narkoba tidak cukup hanya melalui penindakan. Edukasi kepada keluarga, sekolah, kampus, komunitas, dan masyarakat harus terus diperkuat agar generasi muda memiliki ketahanan terhadap pengaruh narkoba,” katanya.

Selain mengapresiasi BNN, Bea Cukai, dan Polda Jawa Timur, Habib Syakur juga mendukung langkah BNN dalam menelusuri serta memburu pihak-pihak yang diduga menjadi pengendali jaringan internasional melalui kerja sama dengan aparat penegak hukum di berbagai negara.

Dia berharap keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam memerangi narkoba. Upaya tersebut, kata dia, perlu dilakukan melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas aparat, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Perang melawan narkoba adalah tanggung jawab bersama. Keberhasilan ini membuktikan bahwa ketika BNN, Bea Cukai, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan bersinergi, negara mampu memberikan perlindungan nyata bagi rakyat,” pungkas Habib Syakur.(esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tim Gabungan Bea Cukai-BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Asal Thailand


Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Mesyia Muhammad


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Preview Spanyol vs Belgia: Sejarah Pertemuan Memihak Lamine Yamal Cs
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Memperkuat ekosistem halal bersama D-8
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Polisi Buka Paksa Ruko di Cipete yang Terkait Kasus Blackout: Tak Ada Orang
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Salat Kota Makassar 10 Juli 2026
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polres Sampang Tangkap 12 Tersangka Kekerasan Seksual terhadap Anak
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.