Wall Street Menguat Seiring Investor Buru Saham Teknologi

kumparan.com
13 jam lalu
Cover Berita

Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, menguat tajam pada Kamis (9/7) di tengah pelemahan harga minyak. Investor kembali memburu saham-saham teknologi dan mengesampingkan kekhawatiran atas potensi aksi militer baru di Timur Tengah.

Mengutip Reuters, indeks S&P 500 naik 0,81 persen dan ditutup di level 7.543,66. Nasdaq menguat 1,30 persen ke posisi 26.206,89, sedangkan Dow Jones Industrial Average naik 0,27 persen menjadi 52.487,41.

Teheran menyatakan telah menyerang target-target militer AS di Kuwait, Qatar, dan Bahrain sebagai balasan atas serangan AS terhadap Iran pada Rabu (8/7).

Indeks semikonduktor PHLX melonjak 3,06 persen, memperpanjang kenaikan untuk sesi kedua berturut-turut. Dow Jones dan S&P 500 juga berhasil ditutup di zona hijau.

Saham Micron Technology melesat 4,5 persen setelah perusahaan mengumumkan rencana investasi lebih dari USD 250 miliar di Amerika Serikat hingga 2035 untuk memenuhi lonjakan permintaan chip memori yang didorong perkembangan kecerdasan buatan. Sementara itu, saham Applied Materials naik 3,2 persen dan Sandisk melonjak 7,6 persen.

Saham-saham yang terkait dengan AI belakangan bergerak volatil karena investor mempertanyakan keberlanjutan reli yang telah mendorong Wall Street mencetak rekor tertinggi sepanjang 2026.

“Pasar bullish AI masih sangat kuat. Sempat terlihat mulai meluas, tetapi itu bergantung pada harga minyak dan suku bunga yang tetap stabil. Dengan kembali memanasnya situasi di Timur Tengah, bagian dari pasar bullish tersebut kini kembali dipertanyakan,” ujar analis strategi investasi Baird, Ross Mayfield.

Saham Meta Platforms pun turut menguat setelah Reuters melaporkan perusahaan tersebut berencana mulai memproduksi chip AI pada September.

Tujuh dari 11 sektor dalam indeks S&P 500 mencatat kenaikan, dipimpin sektor teknologi informasi yang naik 1,65 persen, disusul sektor barang konsumsi diskresioner yang menguat 1,46 persen.

Berkat penguatan pada Kamis (9/7), S&P 500 kini telah naik sekitar 10 persen sepanjang 2026 dan hanya terpaut kurang dari 1 persen dari rekor penutupan tertinggi yang dicapai pada 2 Juni.

Menurut data LSEG, dimulainya musim laporan keuangan kuartalan, para analis memperkirakan laba emiten dalam S&P 500 akan tumbuh rata-rata 24 persen secara tahunan, dengan perusahaan teknologi menjadi kontributor utama pertumbuhan tersebut.

S&P 500 saat ini diperdagangkan pada valuasi sekitar 20 kali proyeksi laba, turun dari 21 kali sebulan lalu. Sementara itu, jumlah warga AS yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran turun pada pekan lalu, mengindikasikan pasar tenaga kerja tetap solid meski pertumbuhan lapangan kerja melambat pada Juni.

Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuannya dalam rapat bulan Juni di bawah kepemimpinan Ketua baru Kevin Warsh. Namun, risalah rapat yang dirilis Rabu (8/7) menunjukkan beberapa pejabat sempat mempertimbangkan kenaikan suku bunga sebelum akhirnya sepakat mempertahankannya.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini memperkirakan peluang besar kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada pertemuan Desember.

Saham PepsiCo turun 3,3 persen meski produsen makanan ringan dan minuman tersebut membukukan pendapatan kuartal II di atas ekspektasi. Sementara itu, saham Costco Wholesale merosot 4,2 persen ke level terendah dalam enam bulan setelah perusahaan melaporkan perlambatan pertumbuhan penjualan toko sejenis pada Juni.

Jumlah saham yang naik di S&P 500 lebih banyak dibandingkan yang turun dengan rasio 1,5 banding 1. Volume perdagangan di bursa saham AS relatif tipis, dengan total 14,7 miliar saham berpindah tangan, lebih rendah dibandingkan rata-rata 22,9 miliar saham selama 20 sesi perdagangan sebelumnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KY Terima Laporan Dugaan Pelanggaran 4 Hakim Perkara Chromebook Nadiem
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Tren Hamil dan Melahirkan di Usia 40 Tahun ke Atas dan Risikonya
• 17 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pria Viral Rusak Spion dan Wiper Mobil di Jakut Ditangkap!
• 6 jam laludetik.com
thumb
Roy Suryo Jalani Sidang Praperadilan Kedua, Sebut Penetapan Tersangka Dirinya Tidak Sah
• 59 menit lalukompas.tv
thumb
Bank Aceh Salurkan Rp8,67 Miliar untuk CSR pada 2025
• 17 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.