Suap Pejabat Bea Cukai, Bos Blueray Cargo John Field Divonis 2 Tahun Penjara

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis 2 tahun penjara dan denda Rp 300 jut kepada bos Blueray Cargo Group, John Field.

Majelis hakim menilai, John Field terbukti memberikan suap kepada sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa John Field dengan pidana penjara selama 2 tahun dan pidana denda sebesar Rp 300 juta," kata Ketua Majelis Hakim Brelly Yuniar Dien saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Baca juga: Bos Blueray Cargo Cs Divonis Hari Ini dalam Kasus Suap Bea Cukai

Hakim menyebutkan, perbuatan suap itu dilakukan John Field bersama-sama dengan petinggi Blueray Cargo lainnya, Andri dan Dedy Kurniawan Sukolo.

Dalam putusannya, majelis hakim menetapkan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan serta memerintahkan terdakwa tetap berada dalam tahanan.

John Field menyatakan menerima putusan hakim dan menyatakan tidak mengajukan banding, sedangkan untuk jaksa menyatakan pikir-pikir.

Putusan tersebut lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK dengan pidana penjara selama tiga tahun dan denda Rp 300 juta subsider 100 hari kurungan.

Baca juga: Bos Blueray Cargo dalam Pledoi Sebut 1.100 Karyawannya Kena PHK akibat Suap Bea Cukai

Kasus suap Bea Cukai

John, Andri, dan Dedy didakwa memberikan suap kepada sejumlah pejabat DJBC Kementerian Keuangan dengan total nilai lebih dari Rp 63 miliar untuk mempercepat pengeluaran barang impor.

Jaksa menguraikan, para terdakwa diduga menyerahkan uang sebesar Rp 61,3 miliar dalam bentuk dollar Singapura serta fasilitas hiburan dan barang mewah senilai Rp 1,845 miliar.

Suap tersebut diduga diberikan kepada Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC Rizal, Kasubdit Intelijen Sisprian Subiaksono, dan Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Orlando Hamonangan Sianipar.

Baca juga: John Field soal Suap Bea Cukai: Ada Permintaan dari Pihak Berpengaruh

Menurut jaksa, pemberian itu bertujuan agar para pejabat Bea Cukai membantu mempercepat keluarnya barang impor milik Blueray Cargo Group dari proses pengawasan kepabeanan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Perbuatan tersebut diduga dilakukan secara bersama-sama pada periode Juli 2025 hingga Januari 2026 di sejumlah lokasi di Jakarta dan Bali.

Atas perbuatannya, John Field dkk didakwa melanggar Pasal 605 ayat (1) huruf a juncto Pasal 606 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto ketentuan peralihan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana serta pasal terkait lainnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TRAC Pertahankan Sertifikasi ISO 9001:2015, Wujud Komitmen Standar Mutu
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Gelombang IPO Bangkitkan Gairah Saham Healthcare
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Situasi Terkini di Rumah Duka Rachmat Gobel, Keluarga dan Pelayat Terus Berdatangan | KOMPAS SIANG
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Inovasi Pengelolaan Sampah TP PKK Kota Makassar Jadi Inspirasi Daerah Lain dalam Studi Tiru HKG PKK Nasional
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Kemenbud Gelar Sayembara Film Kepahlawanan Berlatar Sejarah 1945-1950
• 8 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.