Rumah di Sentul Milik Jampidsus Febrie Disorot, Tidak Masuk LHKPN Senilai Rp18,2 Miliar

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Rumah di Sentul yang diakui milik Jampidsus Febrie Adriansyah memicu tanda tanya baru. Aset tersebut ternyata tidak tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru. Di sisi lain, Febrie juga membantah kepemilikan emas 74 kilogram dan uang asing bernilai Rp476 miliar.

Penjelasan itu disampaikan setelah rumah pribadinya menjadi salah satu lokasi penggeledahan penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri.

Rumah pribadi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan setelah masuk dalam daftar lokasi penggeledahan yang dilakukan Kortas Tipidkor Polri.

Febrie tidak membantah bahwa rumah tersebut merupakan miliknya. Namun, ia menegaskan temuan 74 kilogram emas batangan dan uang dalam berbagai mata uang asing yang jika dikonversikan bernilai sekitar Rp476 miliar bukan merupakan aset pribadinya.

Di tengah perhatian publik terhadap penggeledahan tersebut, muncul fakta lain yang ikut menjadi pembahasan. Rumah di Sentul yang diakui sebagai milik pribadi Febrie tidak tercantum dalam LHKPN yang terakhir ia sampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan LHKPN yang dilaporkan pada 7 Maret 2026, total kekayaan Febrie Adriansyah mencapai Rp18.261.445.180 atau sekitar Rp18,2 miliar. Namun, daftar aset tidak bergerak yang dilaporkan hanya mencantumkan tanah dan bangunan di Jakarta Selatan, Bandung, serta Tangerang Selatan.

Nilai keseluruhan aset tanah dan bangunan yang dilaporkan mencapai Rp14.852.820.000.

Selain properti, Febrie juga melaporkan kepemilikan sejumlah kendaraan. Daftar tersebut meliputi Honda HR-V keluaran 2018, Toyota Land Cruiser Prado tahun 2020, Peugeot tahun 2018, serta Toyota Alphard keluaran 2021 dengan total nilai Rp2.310.500.000.

Dalam laporan yang sama, ia juga mencantumkan harta bergerak lainnya senilai Rp60 juta, kas dan setara kas sebesar Rp938.125.180, serta harta lain senilai Rp100 juta. Seluruh aset tersebut membentuk total kekayaan yang dilaporkan sebesar Rp18.261.445.180.

Sementara itu, terkait penggeledahan yang dilakukan kepolisian di 13 lokasi di Jakarta, Bogor, dan Tangerang Selatan, Febrie kembali menegaskan bahwa hanya rumah di Sentul yang merupakan miliknya. Ia membantah seluruh temuan emas maupun uang asing yang disita merupakan aset pribadi.

Dalam konferensi pers di Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung pada Jumat (10/7), Febrie menjelaskan bahwa asal-usul aset tersebut memiliki pemilik yang dapat dimintai keterangan oleh penyidik.

”Tentang rumah sentul. Itu memang rumah pribadi JAM Pidsus yang sudah sejak lama. Itu bisa dilihat bagaimana proses kepemilikan sejak awal. Dan mengenai uang itu sudah saya jelaskan yang ditemukan bahwa itu ada pemilik, bahwa itu ada kegiatan, ada orang-orang juga yang menerima kegiatan, itu bisa juga ditanya, kemudian juga ada beberapa kaitan pembangunan yang bisa dicek,” terang dia.

Febrie mengatakan seluruh aset yang kini menjadi perhatian penyidik dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan hukum. Meski begitu, ia memilih tidak menjelaskan lebih rinci dalam konferensi pers karena menilai proses pembuktian seharusnya dilakukan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

”Semua kami yakin dapat dipertanggungjawabkan dengan benar. Tetapi tentunya tidak melalui forum seperti ini. Melalui forum acara mungkin yang sudah sesuai prosedur hukum,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Hadirkan Saksi dalam Penggeledahan Ruko di Cipete Jaksel
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Program Mandatori Biodiesel B50 Resmi Diluncurkan, Bahlil Sebut Hemat Devisa hingga Rp170 Triliun
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Pantau Pasar Bangil, Satgas Pangan Polres Pasuruan Pastikan Harga Telur Ayam Stabil di Zona Aman
• 21 jam laluberitajatim.com
thumb
Wahai Pusat, Sampai Berapa Lama PPPK dan P3K PW Menunggu Kepastian?
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
Pemkot Palembang Gandeng Kodam II/Sriwijaya Revitalisasi Benteng Kuto Besak
• 16 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.