Jartatel dorong efisiensi biaya relokasi jaringan telekomunikasi

antaranews.com
1 hari lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Penyelenggara Jaringan Tetap Telekomunikasi (Jartatel) resmi dibentuk sebagai wadah bagi perusahaan telekomunikasi untuk menyinergikan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan, terutama terkait relokasi jaringan yang semakin banyak dilakukan di berbagai daerah.

Ketua Umum Jartatel Raymond Hubertus mengatakan pembentukan asosiasi tersebut bertujuan menampung aspirasi pelaku industri sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mendukung penataan infrastruktur telekomunikasi.

"Anggota kami seluruhnya merupakan perusahaan telekomunikasi yang sudah memiliki izin, sehingga kami berharap dapat menjadi sinergi antara misi pemerintah dan kepentingan bisnis industri telekomunikasi," kata Raymond saat ditemui usai deklarasi pembentukan Jartatel di Jakarta, Jumat.

Raymond menjelaskan salah satu fokus utama asosiasi adalah membantu anggotanya menghadapi kebutuhan relokasi jaringan yang meningkat seiring program penataan kabel dan infrastruktur telekomunikasi di berbagai wilayah.

Baca juga: Penyelenggara jaringan tetap telekomunikasi bentuk Jartatel

Jartatel, lanjut Raymond, mendorong pendekatan preventif melalui program perapihan jaringan dan pemanfaatan infrastruktur bersama agar kebutuhan relokasi dapat diminimalkan.

Langkah tersebut juga ditujukan untuk menjaga aset perusahaan sekaligus mempertahankan kualitas layanan kepada pelanggan.

Raymond menegaskan Jartatel mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan penataan infrastruktur telekomunikasi yang lebih rapi dan tertata.

Menurut dia, perusahaan telekomunikasi juga ingin berperan aktif mengusulkan strategi perapihan jaringan agar kebutuhan relokasi dapat ditekan sejak awal.

"Kami sangat mendukung program perapihan. Kita akan ngomong ke pihak pemerintah bahwa kita punya strategi perapihan kabel. Jadi sebelum masyarakat teriak, kita sudah melakukannya," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Jartatel Sony Setiadi mengatakan biaya relokasi jaringan saat ini berkisar antara Rp70.000 hingga Rp200.000 per meter, sehingga menjadi beban tersendiri bagi pelaku usaha telekomunikasi.

"Biaya relokasi bisa dari Rp70.000 sampai Rp200.000 per meter dan itu cukup menyulitkan anggota," katanya.

Baca juga: Kemkomdigi nilai perlu tambahan frekuensi untuk dukung pengembangan 6G

Menurut Sony, melalui kolaborasi antara anggota dan pengelolaan relokasi yang dilakukan langsung oleh perusahaan telekomunikasi, asosiasi mengklaim dapat menekan biaya hingga sekitar 50 persen dibandingkan tarif terendah yang berlaku saat ini.

"Sebagai langkah awal, kami sudah bisa mereduksi biaya hampir 50 persen dari harga paling murah yang ada sekarang. Ini benar-benar untuk membantu anggota karena kami bukan vendor atau kontraktor, melainkan perusahaan telekomunikasi yang terdampak langsung," ujarnya.

Ia menambahkan kebutuhan relokasi jaringan terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia karena masing-masing daerah memiliki kebijakan penataan kabel dan infrastruktur yang berbeda.

Karena itu, Jartatel berencana membentuk satuan tugas di berbagai kota untuk menjalankan program perapihan jaringan secara berkala sebagai langkah pencegahan sebelum relokasi menjadi pilihan terakhir.

"Kami akan melakukan tindakan preventif, melakukan perapihan-perapihan baik dari sisi kabel maupun tiang yang ada di lapangan. Relokasi itu hanya opsi terakhir yang dilakukan," kata Sony.

Baca juga: 50 Tahun Satelit Indonesia: Telkomsat Perkuat Konektivitas dan Inovasi Nasional

Baca juga: Telkom Tuntaskan Streamlining 10 Entitas, Percepat Transformasi Menuju Strategic Holding


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Tak Tampilkan Foto Keluarga yang Disita dari Rumah Pemilik Brankas demi Jaga Privasi
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Masyarakat Bali Tak Perlu Khawatir, Sensus Ekonomi Tidak Berkaitan dengan Pajak
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Pemuda Muhammadiyah Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Memberantas Korupsi
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka Pemerasan
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Prabowo Sentil Aparatur Negara, Ingatkan Pangkat hingga Sepatu Dibeli Pakai Uang Rakyat
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.