Prabowo Resah soal Piala Dunia, Lalu Hadrian Ungkit Peningkatan Kualitas Kompetisi

jpnn.com
11 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian menyebut keresahan Presiden RI Prabowo Subianto terhadap kondisi Timnas Indonesia yang belum mampu menembus kompetisi Piala Dunia sebagai bentuk harapan. 

"Saya melihat pernyataan Pak Prabowo sebagai bentuk harapan agar Indonesia mampu menembus Piala Dunia," kata Lalu kepada awak media, Jumat (10/7).

BACA JUGA: Prabowo Resah Indonesia Belum Masuk Piala Dunia, Menpora & Menkeu Jadi Sasaran

Legislator fraksi PKB itu mengatakan antusiasme rakyat di Tanah Air terhadap sepak bola memang besar, sehingga wajar menjadikan harapan masuk Piala Dunia sebagai cita-cita masyarakat Indonesia.

"Wajar jika target tersebut menjadi cita-cita nasional," kata Lalu.

BACA JUGA: Terpukau Kerja Kortas Tipidkor, Reza Indragiri Singgung Penguntitan Jampidsus

Namun, kata Ketua DPW PKB NTB, mewujudkan cita-cita Indonesia masuk Piala Dunia membutuhkan kerja yang terencana dan konsisten, bukan sekadar semangat.

"Kunci utamanya itu memperkuat pembinaan usia dini dan meningkatkan kualitas kompetisi nasional," ujar Lalu.

BACA JUGA: Merespons Penggeledahan oleh Polri, Jampidsus Singgung soal MBG

Dia mengatakan regenerasi pemain harus berjalan berkelanjutan dan liga dalam negeri harus kompetitif dalam membentuk pemain berkualitas secara teknik, fisik, dan mental untuk bersaing di level internasional.

"Selain itu, investasi pada pelatih, sport science, fasilitas latihan, dan tata kelola sepak bola harus terus diperkuat," kata Lalu.

Dia mengatakan program Timnss Indonesia juga perlu dibuat secara berkesinambungan, agar pembangunan tidak terganggu oleh perubahan kebijakan atau kepengurusan.

"Saya optimistis target lolos ke Piala Dunia 2030 bisa diperjuangkan apabila seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, PSSI, klub, akademi, hingga masyarakat, memiliki visi yang sama dan konsisten membangun ekosistem sepak bola Indonesia secara berkelanjutan," katanya.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto resah karena Timnas Indonesia tak juga bisa lulus ke Piala Dunia.

Prabowo mengatakan hal itu saat Peluncuran B50 “Langkah Nyata untuk Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional”, di Karawang, Jawa Barat, pada Kamis (9/7).

Mulanya, Prabowo mengaku bangga bahwa Indonesia kini sudah swasembada energi salah satunya dengan menerapkan B50, yakni campuran 50 persen bahan bakar nabati (sawit) dan 50 persen solar.

“Yang masih sulit buat Indonesia ialah masuk Piala Dunia, nah itu saya masih resah. Jadi, saya resah, terus terang saja saya resah,” ujar Prabowo.

“Indonesia bisa B50, tetapi tidak bisa masuk Piala Dunia, saya masih tidak puas. Bagaimana caranya masuk Piala Dunia?” katanya.

Prabowo di hadapan para pejabat dan jajarannya yang hadir di acara meminta tidak menganggap enteng urusan sepak bola, karena hal itu menjadi kehormatan.

Eks Menteri Pertahanan itu lalu mencari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, yang ternyata tidak hadir di acara tersebut.

“Siapa bertanggung jawab? Mana Erick Thohir? Menteri BUMN. Boy (Thohir) kasih tahu adikmu, ya,” katanya.

Tak hanya itu, Prabowo juga meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar mempersiapkan keperluan supaya Indonesia bisa masuk ke Piala Dunia.

“Mana Menteri Keuangan? Apa yang diperlukan supaya kita bisa masuk Piala Dunia?” tuturnya.(ast/jpnn)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hari Populasi Sedunia, Menjaga Momentum Bonus Demografi
• 3 jam lalukompas.id
thumb
16.485 Hektare Lahan di Tangsel Rawan Kekeringan
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Remaja di Sampang Diperkosa 27 Pria, 15 Pelaku yang Buron Sudah Teridentifikasi
• 15 jam laludetik.com
thumb
AS Kembalikan Dua Arca Perunggu Buddha Avalokiteshvara Hasil Curian ke Indonesia
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Pramono Targetkan Normalisasi Sungai Ciliwung Selesai saat HUT 5 Abad Jakarta
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.