Bak Petir di Siang Bolong, Para Pemain Timnas Indonesia Tiba-tiba Dapat Kabar Sangat Buruk dari Liga Belanda

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Para pemain Timnas Indonesia mendapat kabar buruk dari Belanda. Klub-klub Eredivisie kini harus mengeluarkan biaya yang jauh lebih besar jika ingin merekrut pemain yang tidak memiliki paspor Uni Eropa (UE).

Aturan terbaru itu membuat peluang transfer pemain Indonesia ke Liga Belanda berpotensi semakin sulit, terutama bagi klub-klub papan tengah hingga bawah yang memiliki anggaran terbatas. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari regulasi ketenagakerjaan Pemerintah Belanda yang mengatur perekrutan tenaga kerja dari luar Wilayah Ekonomi Eropa (EEA).

Baca Juga :
John Herdman Kecewa dengan Satu Klub Ini Jelang Laga Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Ada Masalah Apa?
Erick Thohir Beri Kabar Gembira, Ole Romeny hingga Jay Idzes Bisa Gabung Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 Jika...

Media Belanda, Voetbal International, melaporkan bahwa batas minimal gaji pemain non-Uni Eropa kembali mengalami kenaikan untuk musim 2026/2027. Kini, setiap pemain berusia 21 tahun ke atas yang tidak memiliki paspor Uni Eropa harus menerima gaji minimal sekitar 630 ribu euro atau setara hampir Rp12 miliar per tahun agar memenuhi syarat memperoleh izin kerja di Belanda.

Angka tersebut naik dibandingkan musim sebelumnya yang berada di kisaran 608 ribu euro atau sekitar Rp11,6 miliar per tahun. Kenaikan ini sekaligus menjadi rekor tertinggi sejak aturan tersebut pertama kali diterapkan di sepak bola Belanda.

Kiper Ajax, Maarten Paes
Photo :
  • Instagram/maartenpaes

Kebijakan tersebut berakar dari hukum migrasi tenaga kerja Belanda yang mengedepankan prinsip bahwa perusahaan harus memiliki alasan kuat untuk mempekerjakan pekerja dari luar EEA. Kawasan itu mencakup 27 negara anggota Uni Eropa, ditambah Islandia, Liechtenstein, dan Norwegia, sementara Swiss juga tidak termasuk dalam kategori pemain non-Uni Eropa.

Aturan mengenai pemain non-Uni Eropa sendiri mulai diperketat setelah putusan Bosman pada 1995. Pemerintah Belanda bersama klub profesional, organisasi pengusaha sepak bola, serta serikat pemain kemudian menyepakati bahwa pemain non-Uni Eropa harus memenuhi syarat olahraga dan menerima gaji minimal sebesar satu setengah kali rata-rata gaji pemain Eredivisie.

Kebijakan tersebut membuat banyak klub harus berpikir lebih matang sebelum mendatangkan pemain dari luar Uni Eropa. Pasalnya, tidak semua klub memiliki kemampuan finansial untuk membayar gaji hingga hampir Rp12 miliar per musim kepada pemain yang belum terbukti kualitasnya.

Tim Geypens
Photo :
  • FC Emmen

Situasi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pemain Timnas Indonesia yang ingin melanjutkan karier di Belanda. Meski demikian, terdapat pengecualian bagi pemain muda. 

Baca Juga :
Sandy Walsh Ungkap Rahasia Gabung Persib, Ternyata Sudah Didekati Bojan Hodak sejak 3 Tahun Lalu
Beckham Putra Bongkar Kerasnya Latihan John Herdman di TC Timnas Indonesia, Singgung Persaingan Menuju Piala AFF 2026
John Herdman Pastikan 15 Pemain Abroad Eropa Timnas Indonesia Absen untuk Piala AFF 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Investasi Data Center 1,3 GW Antre Masuk RI, AI Jadi Pendorong Pertumbuhan
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
"Saya Ingin Cari Nafkah Halal untuk Anak", Perjuangan Mantan Bandar Narkoba Memilih Tobat
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Dirjen Bea Cukai Disebut Dapat Setoran Rp3 Miliar per Bulan dari Bos Blueray Cargo
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Harga Yamaha Fazzio Hybrid Juli 2026, Skutik Retro Modern
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
Chery Punya Standar Keamanan Baterai Baru, Siap Ganti Mobil Jika Terjadi Thermal Runaway
• 18 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.