VIVA – Jelang pengumuman skuad final untuk Piala AFF 2026, pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengaku kecewa setelah sejumlah pemain yang berkarier di luar negeri dipastikan tidak dapat bergabung.
Pernyataan itu disampaikan Herdman saat menjalani pemusatan latihan di Bali United Training Center, pada Jumat, 10 Juli 2026 lalu.
Herdman menjelaskan pemusatan latihan di Bali bukan hanya difokuskan untuk meningkatkan kondisi fisik pemain, tetapi juga menjadi ajang seleksi sebelum menentukan daftar akhir pemain yang akan dibawa ke Piala AFF 2026.
- Instagram: purwanto_suwondo150577
Menurut pelatih asal Kanada tersebut, para pemain telah menjalani program latihan fisik intensif selama hampir sepekan. Setelah mendapat waktu istirahat beberapa hari, tim pelatih akan mengevaluasi performa seluruh pemain sebelum menetapkan skuad untuk fase berikutnya.
Namun di tengah proses seleksi tersebut, Herdman mengaku kecewa karena tidak bisa memanggil pemain-pemain yang berkarier di luar negeri. Ia menjelaskan Piala AFF tidak masuk kalender resmi FIFA sehingga klub-klub luar negeri tidak memiliki kewajiban melepas pemain.
"Untuk ajang ini tidak ada pemain dari Eropa. Klub-klub di Eropa menghormati FIFA window dan kami harus menghormati itu," ujar Herdman.
Ia mengungkapkan rasa kecewanya juga tertuju kepada sejumlah klub Australia yang memilih mempertahankan pemain mereka meski kompetisi baru memasuki masa pramusim.
"Saya sedikit kecewa karena mereka hanya sedang menjalani pramusim. Ini sebenarnya bisa menjadi turnamen yang sangat bagus bagi pemain seperti Luke Vickery, tetapi sayangnya klubnya tidak mengizinkan," kata Herdman.
Meski demikian, Herdman tetap bersyukur mendapat dukungan penuh dari klub-klub di kompetisi domestik Indonesia. Menurutnya, kontribusi klub seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Bali United sangat membantu proses persiapan Timnas Indonesia menghadapi Piala AFF 2026.
"Saya merasa sangat beruntung berada di negara ini karena klub-klub kami mendukung tim nasional. Persib, Persija, Bali United, dan klub-klub lainnya memberikan banyak pemain. Para presiden klub dan pelatih sangat suportif," ujarnya.





